.
4shared.com - Free file sharing and storage

Tampilkan postingan dengan label Google.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Juli 2010

Google Serius Kembangkan Pesaing Facebook?

0 comments
NEW YORK  - Google dikabarkan sedang mengadakan pembicaraan serius dengan beberapa perusahan game sosial untuk mengembangkan pesaing Facebook.

Perusahaan internet terbesar di dunia itu sedang melobi perusahaan online game seperti Playdom, Electronic Arts, dan Zynga.

Menurut orang dalam Google, perusahaan-perusahaan game sosial itu merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting untuk menarik para pengguna jejaring sosial. Sayangnya, pihak Google belum mau memberitahukan kapan hal itu akan terwujud.

Sejatinya, Google sendiri masih memiliki sebuah layanan jejaring sosial bernama Orkut. Namun pamornya masih jauh di bawah Facebook, bahkan masih terkalahkan oleh MySpace.

Di antara perusahaan game sosial itu, Playdom merupakan perusahaan yang baru diakuisis oleh Disney. Tujuan Disney mengakuisisi Playdom hampir sama dengan Google, yaitu mencari penghasilan dari maraknya jejaring sosial.

Sumber : Okezone.com
Read full story

Senin, 24 Mei 2010

Google Akan Satukan Android & Chrome

0 comments
SAN FRANCISCO - Google terbukti telah sukses menghadirkan OS Android di perangkat genggam, malahan dalam waktu lama lagi mereka juga akan merilis OS Chrome yang ditujukan untuk netbook.

Salah seorang eksekutif Google mengatakan strategi mereka merilis sistem operasi yang berbeda antara di handset dan komputer masih akan baik-baik saja, meskipun potensi kebingungan di antara para pengembang dan pembeli untuk akan terjadi dalam jangka panjang. Melihat hal tersebut, Google mempunyai startegi baru untuk menyatukan keduanya.

"Seiring waktu, hal ini (Android dan OS Chrome) harus bersatu".

"Chrome adalah bagian besar dari strategi kami untuk membuat Web lebih kuat. Tapi, kami juga tidak bisa melupakan Android yang telah menata kesuksesan di ponsel cerdas," tambahnya.

Gundotra menambahkan, dalam beberapa penggabungan dari Android dan Chrome akan terlihat dalam perangkat TV Google baru saja diumumkan akan keluar musim gugur ini. Google TV menggunakan OS Android namun bergantung pada browser Chrome untuk berselancar di Web.

Kendati demikian dia tidak membeberkan lebih jauh kapan realisasi peleburan Android dan Chrome akan terwujud. Termasuk akan seperti apa konsep nantinya. (Choi)

Sumber : Okezone.Com
Read full story

Minggu, 31 Januari 2010

Google Cabut Dukungan pada IE6

0 comments
CALIFORNIA - Microsoft menyatakan akan terus memberikan dukungan pada browser Internet Explorer 6 hingga empat tahun mendatang. Tapi para pengguna kemungkinan akan meninggalkan IE 6 secepatnya. Pasalanya, sejumlah situs telah mencabut dukungannya untuk web browser keluaran 2001 tersebut.

Raksasa mesin pencari, Google bahkan secara resmi menyatakan takkan men-support IE 6 per 1 Maret mendatang. IE6 dinilai memiliki banyak celah keamanan dan bertanggung jawab atas sejumlah serangan di mesin pencari tersebut.

Layanan-layanan seperti Google Docs takkan bekerja maksimal bila diakses menggunakan IE6.

Google menyarankan agar para pengguna IE mengupgrade browsernya ke versi terbaru, IE8. Hacker seringkali memanfaatkan kelemahan IE6 untuk menyerang Google, seperti yang terjadi pada kasus serangan ke akun gmail milik aktivisi hak asasi manusia di China.

Tak hanya Google, sebelumnya pemerintah Perancis dan Jerman juga menganjurkan agar pengguna internet menggunakan browser lain di luar IE. Kedua negara akan mengizinkan pengguna internet hingga Microsoft membenahi sistem keamanannya.

Menurut seorang wakil Google, Rajen Sheth dalam blog, Google Docs dan situs pencarian milik Google adalah layanan yang akan menarik diri dari IE6. Sejumlah fungsi-fungsi utama pada layanan keduanya takkan berfungsi maksimal.

Pengguna IE6 saat ini masih mendominasi pencarian di dunia maya. Bahkan di Inggris 20 persen pengguna internet menggunakan browser usang itu.
Read full story

Google 'Sucikan' Ponsel Nexus One

0 comments
Jakarta - Ponsel Google, Nexus One, seakan-akan menjadi handset suci. Sebab, fitur voice recognition atau pengenal suara di Nexus One, ternyata dilengkapi dengan sensor kata-kata kotor.

Dengan kecanggihan fasilitas voice recognition, user Nexus One bisa menulis pesan cukup dengan mengatakannya saja. Namun jika yang diucapkan adalah sumpah serapah, ternyata Nexus One langsung otomatis menyensor dengan simbol #.

Misalnya sebuah kata makian cukup terkenal dalam bahasa Inggris, bakal langsung diubah oleh Nexus One. "Kamu tahu, ini semua adalah bull####", demikian pesan yang bakal terpampang di layar ponsel.

Juru bicara Google menyatakan pihaknya memang sengaja melakukan sensor. Namun tujuannya lebih untuk mencegah kata-kata kotor muncul secara tidak sengaja ketimbang alasan etika. Sebab, teknologi voice recognition masih belum sempurna.

Google menjelaskan, penyaringan kata dilakukan untuk menghindari kejadian di mana sebenarnya user mengatakan kata yang 'bersih', namun diterjemahkan oleh ponsel sebagai kata kotor.

"Tujuan utama kami adalah untuk membuat hasil yang sama persis dengan yang Anda katakan dan kami secara konsisten mengembangkan teknologi ini agar semakin baik untuk memenuhi kebutuhan konsumen."
Read full story

Jumat, 22 Januari 2010

Apple 'Pecat' Google dari iPhone

0 comments
WASHINGTON - Apple dikabarkan sedang melakukan pembicaraan dengan Microsoft untuk menjadikan Bing sebagai {default} mesin pencarin di iPhone. Langkah tersebut sekaligus akan menggeser Goggle dari posisinya sebagai browser iPhone.

Sumber Bussinesweek menyebutkan sepekan terakhir keduanya aktif membicarakan penggantian Google ke Bing seiring persaingan Apple dengan Google yang sedikit memanas setelah Eric Schmidt pindah ke Google tahun lalu.

Eric Schmidt merupakan chief executive Google yang memutuskan hengkang dari jajaran direktur Apple. Sebelumnya ia merangkap jabatan tersebut. Persaingan Apple dan Google kian memanas setelah Google mengeluarkan ponsel sendiri, NexusOne awal Januari lalu.

Tak hanya sampai di situ, persaingan keduanya juga terlihat ketika Apple mencaplok perusahaan periklanan Quattro wireless dua bulan setelah Google membeli rival Quattro, AdMob.

Realisasi penggantian Google ke Bing dijadwalkan pada Juni 2010 atau kemungkinan besar bisa lebih cepat dari yang dijadwalkan. iPhone merupakan salah satu ladang Google untuk meraih uang lewat iklan-iklan yang dimunculkan saat pengguna iPhone melakukan pencarian.

(Choi)

Sumber : Okezone.Com
Read full story

Apple Siap Depak Google dari iPhone

0 comments
Jakarta - Microsoft dan Apple sering terlibat persaingan sengit di pasar teknologi. Namun tampaknya saat ini, mereka sedang akur bersekutu untuk mendepak Google dari smartphone iPhone.

Menurut sumber yang dilansir media BusinessWeek, Apple melirik mesin cari Bing sebagai pencari default di iPhone, menggantikan Google. Perwakilan dari Microsoft dan Apple berdiskusi intensif untuk membuat kesepakatan.

Jika benar terjadi, Microsoft berpeluang menambah pangsa pasar di pencarian mobile. Sedangkan Apple juga untung, karena Microsoft bakal memberi bagian iklan mobile yang lebih besar ketimbang yang diterima Apple dari Google.

Keinginan Apple untuk mendepak Google barangkali juga dilandasi persaingan antara kedua perusahaan yang kian tajam. Salah satunya, Google telah merilis ponsel Nexus One untuk menyaingi iPhone.

Kesepakatan yang mungkin terjadi antara Apple dan Microsoft akan membuat Bing jadi mesin cari utama iPhone. Namun kemungkinan, user dapat mengubah setting jika mereka ingin memakai mesin cari yang lain.

Akan tetapi bisa jadi kesepakatan tersebut tidak bertahan lama. Sebab sumber yang sama menyatakan, Apple sedang mengembangkan mesin cari dan solusi iklan mobile buatan sendiri.

(Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Rabu, 20 Januari 2010

Google Batalkan Rilis Ponsel Android di China

0 comments
Beijing - Pertikaian antara Google dengan pemerintah China merembet pada pemasaran ponsel Android di negeri Tirai Bambu. Google memutuskan untuk menunda peluncuran dua ponsel Android di China.

Semula, ponsel Android besutan Samsung dan Motorola yang tidak diungkap nama produknya itu, dijadwalkan untuk dirilis di China melalui operator China Unicom. Namun pihak Google membatalkannya.

Tak disebutkan secara jelas apa alasan penundaaan. Namun menurut sumber, konsumen ditakutkan tidak mendapat pengalaman positif dengan produk Android, terkait permasalahan yang terjadi pada Google di China.

Ini adalah tanda pertama bisnis Google di China mulai terpengaruh oleh perseteruan yang terjadi antara mereka dengan otoritas di negeri komunis itu.

Seperti diketahui, Google mengancam akan keluar dari China setelah mendapat serangan cyber bertubi-tubi. Pertikaian terus membesar ketika Google nekat menolak aturan dari China untuk menyensor konten terlarang.

Sebenarnya konsumen di China sudah dapat menjajal sistem operasi Android melalui berbagai ponsel yang sudah beredar, misalnya OPhone dan Dell Mini 3. Samsung juga telah merilis ponsel android Galaxy beberapa saat lampau.

Sedangkan mengenai ponsel andalan Google Nexus One memang belum direncanakan akan dijual di China. Sejauh ini, ponsel tersebut baru edar di AS, Inggris, Singapura dan Hong Kong.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Sabtu, 09 Januari 2010

'Pelajar, Jauhi Wikipedia Dekati Google-Yahoo'

0 comments
Jakarta - Aksi mengkopi jawaban esai dari sembarang website sering dilakukan oleh para pelajar saat menyelesaikan tes. Sebuah aksi instan yang tidak pantas dicontoh. Lebih jauh lagi, tidak semua situs menyediakan fakta yang sepenuhnya benar.

Inilah yang coba dihindari oleh regulator yang mengurusi soal tes dan ujian di Inggris, Ofqual. Mereka mengeluarkan anjuran bahwa para murid harus menjauhi Wikipedia, dan sebaliknya mendekati Google dan Yahoo.

Ofqual mengatakan, situs ensiklopedia yang menjadi rujukan banyak orang itu tidak semuanya akurat dan bahkan ada yang memuat fakta yang salah. Tulisan di Wikipedia dibuat oleh banyak kontributor dari pembaca sehingga memungkinkan kesalahan terjadi.

Para pelajar bisa dengan mudah terjebak dengan hal ini, karena mereka sering mengkopi begitu saja setiap penggalan di situs Wikipedia. Aksi ini juga dikecam karena mereka mengkopi secara utuh, sehingga aksi para pelajar tersebut mengarah pada bentuk plagiat.

Ofqual mengatakan, dalam beberapa tahun sudah banyak pelajar yang tesnya dicabut ataupun dilarang ikut tes karena ketahuan copy-paste dari internet. Salah satu tanda yang menunjukkan para pelajar telah mengunduh dari situs luar diketahui dari frase dan ejaan yang memakai Inggris-Amerika.

Meski sudah memberikan peringatan kepada pihak sekolah dan orangtua mengenai hal di atas, namun mereka diimbau untuk tidak lantas melarang pelajar memakai internet.

Ofqual menganjurkan agar pelajar yang mengambil data dari situs sebaiknya dirujuk. Selain itu, sebaiknya pelajar memanfaatkan sumber online yang terpercaya.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Nama Ponsel Google Ternyata Pasaran

0 comments
Jakarta - Alamat situs yang menggunakan nama produk terkait, seringkali digunakan sebagai bagian dari tool marketing untuk lebih mengenalkan produk dan meningkatkan brand awareness ke masyarakat.

Namun Google, entah sengaja atau tidak, sepertinya tidak menyiapkan nama domain khusus untuk Nexus One, satu-satunya ponsel yang baru saja dirilis raksasa internet itu. Jelas, hal ini disayangkan banyak pihak.

Tidak disiapkannya domain khusus untuk ponsel berbasis sistim operasi Android ini bisa jadi karena sudah banyak alamat situs yang menggunakannya. Dan ternyata benar saja, nama domain Nexus One sangat pasaran di internet.

Domain NexusOne.com, misalnya, ternyata sudah dimiliki oleh Peter Villanueva asal Portland, Oregon, sejak tahun 1998. Ketika diklik, alamat ini ternyata diarahkan kepada sebuah situs properti.

Sedangkan untuk NexusOne.org, domain ini telah didaftarkan untuk merujuk pada situs ponsel komersil. Nama domain NexusOne.co.uk juga telah dipunyai oleh musisi Inggris yang bernama Sion.

Saat ini, Google masih menjual ponsel "super"-nya melalui situs google.com/phone. Pihak Google menolak berkomentar ketika ditanya apakah ke depan nanti ada kemungkinan untuk mengakuisisi domain NexusOne.com.

Nama domain memang tak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan, nama domain seringkali bisa menguak satu rencana besar yang akan dibuat perusahaan terkait produk barunya. Misalnya saja Apple yang ketahuan mendaftarkan nama domain iSlate.com pada Desember tahun lalu.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Ponsel Super Google Ancam Jaringan Operator

0 comments
Jakarta - Ponsel Google, Nexus One, telah dirilis dan sepertinya mendapat sambutan baik. Di satu sisi hal ini menguntungkan operator karena pelanggan bertambah, namun jaringan mereka terancam lumpuh karena makin banyak user memakai handset untuk mengakses web ataupun video online berkualitas tinggi.

Jumlah smartphone populer seperti iPhone dan mungkin Nexus One, diprediksi bakal naik dua kali lipat pada tahun 2013 di Amerika Serikat. Hal ini membuat operator setempat seperti AT&T, Verizon Wireless dan T-Mobile dinilai perlu waspada menangani jaringan.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. AT&T misalnya, sudah menerima beberapa keluhan terkait jaringan yang tiba-tiba ngedrop. Gangguan tersebut potensial menimpa operator lain karena mereka juga getol menawarkan smartphone dalam sistem bundling.

AT&T yang secara eksklusif menjual iPhone di AS, mengalami lonjakan trafik data sebesar 5000 persen dalam tiga tahun terakhir.

"AT&T terus berinvestasi untuk membuat pengalaman berponsel user lebih baik. Namun ketersediaan spektrum frekuensi adalah tantangan utama industri ini yang harus diatasi," kilah juru bicara AT&T, Fletcher Cook.

Analis dari UBS Securities LLC, John Hodulik menilai sangat penting bagi operator untuk meningkatkan investasinya. Ini diperlukan jika mereka ingin mengimbangi tumbuhnya popularitas ponsel seperti Nexus One, yang menjanjikan akses internet mumpuni.

Nexus One yang dilabeli Google sebagai ponsel super, memang punya pilihan akses data yang beragam sehingga konsumen bakal banyak memanfaatkannya untuk berselancar di dunia maya. Apalagi tersedia pula pilihan download aplikasi beragam dari Android Market.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Jika Sukses, Ponsel Google Bakal Jadikan AS Seperti Indonesia

0 comments
Jakarta - Google akhirnya resmi membuka tabir untuk ponselnya, Nexus One. Di luar produk ponsel itu sendiri, Google mengumumkan suatu hal yang disebut-sebut akan mengubah industri ponsel di Amerika Serikat.

Hal itu adalah situs http://www.google.com/phone yang menjadi pusat penjualan online untuk Nexus One. Nah, yang 'revolusioner' dari toko online itu adalah Google menjual ponselnya tanpa bundling dari operator.

Revolusioner? Bagi industri ponsel di AS, hal itu memang revolusioner. Lain halnya bagi publik di Indonesia yang memang sudah terbiasa untuk membeli ponsel 'kosong' lalu memilih sendiri operator mana yang akan digunakan.

"Jika pelanggan berbondong-bondong beralih ke toko online Google seperti mereka menyerbu iPhone beberapa tahun lalu, bakal makin banyak operator yang terpaksa ikut (dengan caranya Google) atau kehilangan calon pelanggan."

Jika hal itu yang terjadi, lanjut analisa tersebut, maka operator akan terpaksa bersaing untuk hal-hal yang diinginkan oleh pelanggannya yaitu harga dan kualitas. "Jika operator bersaing dalam hal harga dan kualitas, harga akan turun dan kualitas akan naik," sebut tulisan itu.

Pengguna ponsel di Indonesia tentu sudah tak asing dengan 'revolusi' yang sedang diusung oleh Google. Justru di Indonesia sedang mulai 'demam' perangkat-perangkat bundling gara-gara larisnya Blackberry yang dijual via operator.

Di satu sisi sistem distribusi via operator bisa menghadirkan produk yang terkesan murah di awalnya. Contohnya harga iPhone 3G yang di AS bisa mencapai kisaran USD 99 (sekitar Rp 925.000) dengan 'jeratan' dua tahun berlangganan AT&T dan syarat-syarat lainnya.

Namun di sisi lain, kendali penuh di tangan operator justru berpotensi menimbulkan hal-hal 'kurang baik' karena persaingan antar operator menjadi siapa yang bisa menghadirkan ponsel yang paling menarik bagi pelanggan bukan soal harga dan kualitas layanan.

Jika ponsel Nexus One-nya Google di AS akan menghadirkan sebuah revolusi yang mengacak-acak tatanan industri telekomunikasi, di Indonesia ponsel itu hanya akan jadi satu lagi Smartphone yang tersedia di pasaran.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Google Ungkap Ponselnya Awal Januari?

0 comments
Jakarta - Google telah memastikan akan menggelar sebuah acara bertema 'Android' di awal Januari. Benarkah ini akan menjadi awal diungkapnya ponsel Google, Nexus One, ke publik secara resmi?

Google telah menyebarkan undangan bagi para media di Amerika Serikat untuk tanggal 5 Januari 2010. Tanggal tersebut selama ini telah disebut-sebut sebagai tanggal peluncuran resmi ponsel Google berbasis Android.

Beberapa rincian seputar ponsel dengan sebutan Nexus One itu sebelumnya telah mulai bocor di internet. Mulai dari foto 'punggung' ponsel itu dan juga spesifikasinya.

Menurut Reuters, acara yang akan digelar di kantor Google tersebut dipastikan akan membahas Android. Sumber-sumber Reuters menyebutkan ponsel Google akan mulai dijual pada tanggal tersebut dengan pilihan kontrak dari T-Mobile atau tanpa kontrak, tentunya dengan harga yang berbeda.

Jika benar, awal Januari 2010 akan menjadi masa-masa yang seru bagi penggemar gadget. Selain Google, Apple juga telah santer disebut-sebut akan mengumumkan produk barunya di kurun waktu itu. Ditambah lagi akan ada gelaran Consumer Electronics Show di Las Vegas yang biasanya banyak memunculkan produk-produk baru.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Spesifikasi Netbook Google Bikin Ngiler

0 comments
London - Setelah spesifikasi ponsel Google Nexus One bocor di internet, kini giliran jeroan netbook Google Chrome yang menyeruak. Meski tak terbukti keabsahannya, bocoran spesifikasi netbook Google ini pantas dibilang impresif, bahkan bikin ngiler untuk ukuran netbook.

Seperti diketahui, Google tengah serius membesut sistem operasi Chrome dan sudah pula merilis preview-nya. Software ini rencananya tersedia pada tahun 2010 di produk netbook murah.

Menurut sejumlah sumber, netbook tersebut dipersenjatai chipset Nvidia Tegra, prosesor ARM, 2GB RAM dan layar multi touch 10,2 Inch. Untuk menyimpan data, disediakan kapasitas 64GB SSD. Konektivitas yang disediakan pun terbilang lengkap, dari Bluetooth, 3G, dan Wi Fi.

Selain itu fasilitas lain yang disebutkan adalah Ethernet, USB, webcam, 3.5mm audio jack dan multi-card reader. Sedangkan soal harga, spekulasi yang beredar menyatakan netbook akan dibanderol cukup terjangkau, sekitar US$300. Namun demikian, tentunya rumor ini tak bisa dipercaya begitu saja.

Sejumlah keraguan muncul karena sumber bocoran yang tidak jelas, meski tak menutup kemungkinan spesifikasi netbook Google tersebut memang asli.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Minggu, 27 Desember 2009

Google Ingin Buat Netbook Juga

0 comments
CALIFORNIA - Setelah kabar yang menyebutkan kalau Google tengah menyiapkan ponsel cerdas, sebuah isu lain berhembus kalau Google akan menciptakan netbook.

Gosip ini bisa jadi benar adanya, sebab jika dirunut ke belakang, tepatnya saat Eric Schmidt, Chief Executive Officer Google pada Agustus lalu harus mengundurkan diri dari jajaran Board of Directors Apple yang sudah dijabatnya sejak tahun 2006.

Apalagi saat pengunduran itu, santer terdengar, Google ingin bersaing dengan Apple dalam segmen software dan hardware. Ini belum ditambah saat Google memperkenalkan sistem operasi Chrome, beberapa waktu lalu.

Sumber di perusahaan itu juga mengungkapkan kalau Google sudah menjajaki dengan salah satu vendor PC, sebagai kerangka netbook Google.

"Google ingin membuat netbook dengan memasang logo Google dan menjualnya langsung ke konsumen,” ucap analis IT Michael Arrington.

"Kita tinggal menunggunya, apakah tahun depan netbook Google benar-benar dirilis bersamaan dengan ponsel cerdasnya," tandasnya.

(Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Minggu, 13 Desember 2009

Google Goggles Bikin Mengetik Jadi 'Kuno'

0 comments
Jakarta - Google baru saja menguji aplikasi barunya yang diberi nama Google Goggles. Aplikasi ini adalah bentuk layanan pencarian visual yang membuat kegiatan mengetik menjadi terlihat 'kuno'.

Aplikasi yang diluncurkan di Google Labs--situs khusus untuk menguji produk Google sebelum dilempar ke pasaran--ini, menawarkan pengalaman unik kepada pengguna ponsel Android. Yakni dengan hanya membidikkan kamera ponsel ke suatu objek, maka informasi lebih rinci mengenai subjek tersebut bisa didapatkan.

Buku, tempat wisata, hingga lukisan terkenal, bahkan logo perusahaan bisa dikenali oleh aplikasi ini. Aplikasi ini bekerja dengan membandingkan elemen foto yang diambil dengan database yang Google miliki sehingga bisa menghasilkan informasi yang relevan.

Google bisa mengenali lokasi yang dimaksud melalui software GPS-nya serta kompas digital yang telah ditanam di ponsel-ponsel yang dijalankan dengan sistem operasi Android. Sedangkan untuk teks, Google Goggles memakai optical character recognition (OCR) untuk bisa membaca subjek yang berupa logo dan label.

Choi

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Google Tampilkan Hasil Pencarian Real Time

0 comments
Jakarta - Google mulai menampilkan hasil pencarian dengan data 'detik ini juga' alias real time. Dampak kerjasamanya dengan Twitter?

Mulai memungkinkan hasil pencariannya di-refresh dengan data real time. Hal ini dilakukannya kurang lebih dua bulan sejak menjalin kerjasama untuk menampilkan data dari Twitter.

Twitter belakangan memang sedang menanjak popularitasnya. Di balik popularitas itu adalah data 'detik ini juga' alias real time yang ditumpahkan pengguna Twitter.

Data itu yang agaknya membangkitkan air liur pembesar-pembesar situs internet. Buktinya, selain Google, Facebook dan Microsoft juga sudah mengumumkan kerjasama mereka dengan Twitter.

"Saya berpendapat, pencarian real time adalah evolusi alamiah dari pencarian secara umum," ujar Marissa Mayer, VP Search Products & User Experiences dari Google.

Selain data real-time, Google dalam waktu dekat juga berencana menambahkan kemampuan mencari data dari status Facebook dan MySpace.

Choi

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Duet Microsoft-Yahoo 'Bunuh' Google?

0 comments
Jakarta - Sadar Google unggul jauh di ranah mesin cari, Microsoft berusaha keras untuk bersaing. Belum lama ini mereka memperoleh 'senjata' ampuh, yakni kesepakatan dengan Yahoo. Sambil menunggu persetujuan regulator, implementasi kesepakatan mungkin baru akan terjadi di pertengahan 2010.

Dalam kerja sama ini, Microsoft dengan mesin cari Bing-nya, menguasai teknologi mesin cari Yahoo selama 10 tahun ke depan, baik aset maupun pekerjanya. Yahoo bakal memakai Bing dalam pencarian di situsnya, sehingga posisi Bing makin kuat.

Ini membuat Microsoft dan Yahoo potensial jadi duet maut, bahkan dinilai ada kemungkinan 'membunuh' Google. Kombinasi antara Bing dan Yahoo berarti 27,9 persen pangsa pasar di mesin cari, jauh lebih kuat ketimbang jika mereka berdiri sendiri.

"Bing akan jadi penggerak pencarian di Yahoo sehingga jadi pemain yang jauh lebih penting di bisnis pencarian."

Namun keperkasaan Google di ranah mesin cari memang masih sukar didongkel sehingga perlu strategi yang tepat bagi duet Microsoft dan Yahoo. "Google punya ide-ide yang lebih besar dibanding kompetitor baru, karena mereka telah memenangkan kompetisi di ranah mesin cari," tambah Moran.

Moran menilai, jika Bing dapat menyediakan lebih banyak data, ada kemungkinan mereka mengalahkan Google. Dalam hal ini, Microsoft telah sepakat dengan Twitter untuk mengakses seluruh konten, ataupun usaha deal dengan raja media Rupert Murdoch demi konten berita ekslusif.

Selain itu, Bing juga dapat menghadirkan hasil pencarian yang lebih relevan ketimbang Google, meski dalam hal ini mereka perlu melakukan sesuatu yang amat inovatif. Sebab walaupun beberapa mesin cari seperti Ask diketahui hasilnya lebih relevan, tetap saja posisi Google masih dominan sampai sekarang.

Choi

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Rabu, 09 Desember 2009

Google Rampungkan Android 2.1?

0 comments
CALIFORNIA - Setelah selesai merampungkan Android 2.0 sebagai update terbaru dari sistem operasi untuk ponsel cerdas, Google kabarnya tengah mengembangkan OS Android 2.1 sebagai generasi selanjutnya yang paling anyar.

Kabar ini semakin mencuat setelah isu lain menyebutkan, HTC kembali mengajukan sebagai vendor pertama yang akan menjajal OS tersebut. Vendor asal Taiwan tersebut akan meng-upgrade HTC Hero agar bisa menggunakan Android 2.1. Kendati masih belum pasti, keputusan tersebut akan mengembalikan Android ke 'kodratnya' yang identik dengan HTC. Pasalnya, untuk Android 2.0 Google lebih memilih Droid besutan Motorola, sebagai ponsel pertama yang menjajalnya.

Mengenai tanggal peluncurannya, sebuah forum Android ramai memperbincangkan kalau sistem operasi terbuka besutan Google itu akan hadir pada 10 Desember mendatang. Akan tetapi tentunya, dengan kondisi dan kebijakan tertentu, Android 2.1 baru bisa dilempar ke publik. Terlebih jeda waktu antara Android 2.0 dengan 2.1 terbilang cukup dekat, tentu saja pecinta Android masih menginginkan lebih banyak lagi ponsel yang mengadopsi Android 2.0.

Android 2.0 yang mempunyai nama lain Donut itu, pertama kali muncul pada akhir Oktober 2009. Motorola yang tengah mengalami keterpurukan, menjadi yang pertama dalam merasakan OS ini di ponselnya yang bernama Droid.

Sistem operasi ini memiliki beberapa fitur yang merupakan pengembangan dari aplikasi yang telah dibenamkan oleh manufaktur ponsel sedangkan lainnya merupakan fitur yang bisa dikembangkan lagi seiring dengan teknologi yang berubah, yang di antaranya sinkronisasi email dan kontak dengan banyak akun, dari berbagai sumber, mendukung sinkronisasi Microsoft Exchange, kombinasi inbox untuk banyak akun email, dan masih banyak lagi.

Choi

Sumber : Okezone.com
Read full story

Sabtu, 05 Desember 2009

Bisa Browsing Lebih Cepat dengan Private DNS Google?

0 comments
Apakah Anda selalu mengakses Google? Apakah Anda butuh waktu yang lama untuk membuka website buatan Google? Untuk mengatasi masalah tersebut, Google mencoba memberikan sebuah solusi untuk membantu Anda. Solusi tersebut dinamakan “Google Public DNS”.

Tidak semua orang mengerti mengenai Domain Name System (DNS) karena biasanya feature tersebut bekerja di belakang layar yang dikerjakan oleh Internet Service Provider (ISP). DNS adalah sistem penamaan komputer, servis, atau ke semua sumber daya yang terhubung ke Internet atau jaringan. DNS menerjemahkan nama domain yang sebenarnya berbentuk angka (biner) ke nama domain yang pastinya akan dimengerti oleh manusia. Contohnya seperti ini, Anda sudah terbiasa untuk membuka www.chip.co.id. Pada kenyataannya, nama domain tersebut sebenarnya berbentuk angka, misalkan 202.101.02.06. DNS-lah yang mengubah atau menerjemahkan domain tersebut.

Layanan Google Public DNS diberikan gratis untuk Anda. Anda dapat menggunakan servis tersebut sebagai alternative dari DNS yang diberikan oleh provider Anda. Untuk menggunakan lakukan setting IP seperti berikut: Ubah IP Preferred DNS di Network Setting Anda menjadi 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 sebagai Alternate DNS servernya. Dengan settingan seperti itu, Google menjamin Anda akan mendapatkan pengalaman browsing yang lebih cepat lagi. Namun, sebaiknya Anda harus benar-benar memahami setting jaringan sebelum Anda mencoba servis ini untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Selain menjanjikan pengalaman browsing yang lebih cepat, Google juga menjanjikan keamanan yang lebih tinggi.

Choi

SUmber : Chipo.co.id
Read full story

Kamis, 26 November 2009

Gmail Beri Akses Attach File Saat Offline

0 comments
Jakarta - Melengkapi strategi offline yang sudah ada, kini Google melangkah lebih jauh lagi terhadap layanan Offline Gmailnya.

Atas permintaan banyak pengguna Gmail, Google kini memungkinkan user untuk bisa mengupload attachment di email, meskipun sedang tidak terhubung dengan koneksi internet. Semua jenis file kecuali inline image akan bisa disimpan di Outbox, selagi menunggu si user online.

Dalam blog resminya Google menjelaskan "Jika Offline Gmailmu aktif, maka kamu akan menyadari bahwa semua emailmu bisa masuk ke Outbox, entah kamu online atau offline. Hal ini memungkinkan Gmail untuk menangkap semua lampiran (attachment), meskipun tiba-tiba kamu terputus dari jaringan. Jika kamu online, maka email tersebut akan terkirim ke tempat tujuan dengan cepat".

Sebelumnya, Google memang telah merilis versi offline dari Gmail yang dibangun di atas platform Gear. Fitur di dalamnya memungkinkan pengguna untuk mendownload email ke PC ketika sedang offline.

Akses offline menjadi strategi besar Google untuk menandingi Microsoft Outlook. Nah, untuk mempromosikan strategi barunya ini, Google membuat kompetisi seru. Yakni penguna Gmail yang memakai fitur offline diminta untuk memotret dirinya sendiri saat mereka mengakses email dari tempat-tempat yang tidak biasa.

(Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Linkedin Yahoo! Bookmarks Google Buzz Google Reddit Mixx Technorati RSS Favorites
 

Blog Archive

News Technology Computer © 2008 Business Ads Ready is Designed by Choi Rozs Supported by Blogger