.
4shared.com - Free file sharing and storage

Tampilkan postingan dengan label Facebook.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Juli 2010

Google Serius Kembangkan Pesaing Facebook?

0 comments
NEW YORK  - Google dikabarkan sedang mengadakan pembicaraan serius dengan beberapa perusahan game sosial untuk mengembangkan pesaing Facebook.

Perusahaan internet terbesar di dunia itu sedang melobi perusahaan online game seperti Playdom, Electronic Arts, dan Zynga.

Menurut orang dalam Google, perusahaan-perusahaan game sosial itu merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting untuk menarik para pengguna jejaring sosial. Sayangnya, pihak Google belum mau memberitahukan kapan hal itu akan terwujud.

Sejatinya, Google sendiri masih memiliki sebuah layanan jejaring sosial bernama Orkut. Namun pamornya masih jauh di bawah Facebook, bahkan masih terkalahkan oleh MySpace.

Di antara perusahaan game sosial itu, Playdom merupakan perusahaan yang baru diakuisis oleh Disney. Tujuan Disney mengakuisisi Playdom hampir sama dengan Google, yaitu mencari penghasilan dari maraknya jejaring sosial.

Sumber : Okezone.com
Read full story

5 Hal Buruk dari Facebook

1 comments
Jakarta - Mengakses Facebook memang mengasyikkan. Kendati demikian, situs yang digemari sekitar 500 juta pengguna ini tak luput dari kritikan. Ibarat pisau bermata dua, selain memiliki sisi positif, ada pula sisi negatif dari Facebook. Berikut adalah lima hal buruk dari Facebook.

  • Privasi

Masalah privasi berada di urutan nomor satu sebagai hal paling buruk dari situs jejaring sosial yang dibuat oleh Mark Zuckerberg ini. Ada banyak pengguna mengeluhkan pengaturan Facebook sering berubah-ubah. Hal ini menurut pengguna membuat mereka lebih rentan 'diintai'.

Jika membaca terms and conditions pada Facebook dengan seksama, pengguna akan menemukan hanya sedikit hak atas data pribadi mereka yang ada pada situs tersebut.
  • Membuang Waktu

Facebook punya banyak daya tarik untuk membuat penggunanya 'khilaf'. Mereka bisa asyik berbalas komentar, bermain game, mengobrol dan melakukan banyak hal seru lainnya di Facebook. Akibatnya bisa ditebak, orang akan lupa diri dan menghabiskan waktunya hanya untuk Facebook. Hal ini terjadi pada semua pengguna Facebook dari berbagai kalangan dan usia.

Salah satu dampaknya, tak heran jika banyak perusahaan yang memblokir Facebook saat jam kerja. Alasannya jelas, perusahaan tersebut tak ingin karyawan mereka keasyikan bermain Facebook yang ujung-ujungnya berimbas pada penurunan produktivitas kerja.
  • Oversharing

Sudah bukan rahasia lagi jika setiap pemilik akun Facebook merasa perlu meluangkan beberapa menit untuk membagi informasi yang mereka nilai penting untuk dipublikasikan.

Namun beberapa pengguna menjadi lupa dan tidak hati-hati dengan informasi yang mereka bagi ke publik. Saran terbaik untuk meminimalisir oversharing, ada baiknya memilah informasi yang akan dibagi. Perhatikan juga kepada siapa saja informasi itu dipublikasikan.
  • Program Afiliasi

Situs jejaring sosial populer ini punya cara baru dalam memperoleh pendapatan yakni dengan membuka platform mereka ke pihak ketiga --para pengembang aplikasi dan pengiklan. Sayangnya, hal ini juga membuka peluang baru terhadap risiko sistem keamanan.

Diantara Facebook dan pihak ketiga kemudian muncul sebuah kesepakatan untuk program afiliasi. Hal ini menyebabkan data pengguna rentan beralih ke pihak ketiga, yaitu ketika pengguna mengakses tautan yang mereka sediakan. Oleh karenanya, serangan semacam operasional click-jacking umum terjadi di Facebook dan semua itu berkaitan erat dengan sistem pihak ketiga.
  • Kemanan

Masalah keamanan beberapa diantaranya terkait erat dengan poin nomor empat. Di luar itu, kasus penyebaran virus atau pembobolan data pribadi melalui Facebook memang kerap terjadi.

Banyak pengguna yang percaya, saat mengklik tautan atau gambar yang dikirimkan seseorang melalui Facebook, berarti bahwa mereka selalu mengakses item atau situs yang aman. Sayangnya pendapat ini salah. Hacker punya banyak cara memanfaatkan Facebook untuk menyebarkan virus, spam atau mencuri data pribadi si pengguna. Facebook juga kerap digunakan oleh orang tak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Rabu, 09 Desember 2009

Koobface Sebar Virus Natal via Facebook

0 comments
JAKARTA - Para penyebar virus Koobface diprediksi telah kembali melancarkan aksinya. Kali ini, mencoba menjerat pengguna Facebook lewat iming-iming Natal.

Symantec Security Response mengamati adanya kampanye baru yang melibatkan posting pesan melalui profil Facebook dengan link yang mengarahkan ke halaman Facebook palsu ataupun halaman video palsu.

"Pengguna akan ditawari sebuah file bernama setup.exe yang mungkin berupa upgrade Flash Player ataupun antivirus gratis yang ironisnya diiming-imingi untuk melindungi pengguna dari Koobface," ujar pihak Symantec.

Menurut mereka, setiap pesan dari Koobface akan berisi link yang jika diklik, membawa pengguna ke sebuah halaman Facebook atau membuka halaman sebuah video bertema Natal.

Postingan Facebook palsu tersebut kurang lebih hampir semua memiliki kalimat dan karakter tulisan yang sama yaitu,

I caan't ffall asleepp affter viewwing thiss videeo. I haven'tt seenn aanything liike this I can''t falll aslleep aftter viiewing thhis vvideo. I havven't seeen aanything likee thhis I caan't ffall aslleep aftter vieewing thiss videoo. I haveen't seeen annything llike thiis

Oleh karena itu, lanjut pihak Symantec, mereka menyarankan agar para pengguna internet, yang kebetulan anggota jejaring sosial Facebook, agar berhati-hati dengan setiap apa yang akan diklik.

Choi

Sumber : Okezone.com
Read full story

Facebook Instal 'Tombol Panik' untuk Anak-Anak

0 comments
LONDON - Facebook dan situs jejaring sosial lain segera menginstal 'tombol panik' yang berfungsi memudahkan anak-anak memberitahukan operator website ketika menemukan konten-konten tidak pantas terposting pada website tersebut.

Sebanyak 140 perusahaan dan lembaga lain di Inggris setuju untuk mematuhi standar internet baru yang disusun penasihat pemerintah Inggris dalam mewujudkan penggunaan internet yang aman.

Sistem tombol panik bagi para pengguna Facebook di Inggris itu mirip dengan sistem yang pernah diluncurkan situs jejaring sosial Bebo.

Pada intinya, fitur tombol ini dimaksudkan untuk melibatkan anak-anak pengguna situs jejaring sosial untuk aktif melaporkan keberadaan konten-konten cabul atau tidak pantas. Mereka juga bisa segera melapor ketika diganggu orang yang bermaksud melakukan pelecehan atau cyberbullying.

Standarisasi ini juga memberikan peluang lebih besar kepada orangtua untuk mengawasi penggunaan internet, dengan sistem kontrol 'safe search' yang mencegah putri putri mereka mengakses konten berbahaya.

Menurut hasil penelitian regulator industri Ofcom di Inggris, sekira 35 persen anak-anak bisa mengakes internet di kamar tidur mereka tanpa pengawasan orangtua.

Choi

Sumber : Okezone.com
Read full story

Nge-Blog dan Main Facebook Tingkatkan Kegemaran Menulis

0 comments
LONDON - Seorang psikolog anak dari National Literacy Trust, Inggris mengklaim, blog dan Facebook memiliki manfaat edukasi bagi anak dan remaja. Selain meningkatkan rasa percaya diri, kegiatan berinternet seperti blogging dan mengakses Facebook menimbulkan perilaku positif yang mendorong anak gemar menulis.

Tanya Byron dari National Literacy Trust mengemukakan hasil survei yang menyebutkan, anak-anak yang rajin nge-blog atau mengelola akun profil di situs jejaring sosial cenderung lebih gemar menulis. Dalam diri anak-anak itu pun akan tumbuh rasa percaya diri bahwa mereka bisa menulis dengan sangat baik.

National Literacy Trust melakukan survei terhadap 3.001 anak-anak di Inggris dan Skotlandia untuk mempelajari kebiasaan menulis pada anak-anak tersebut.

Hasil survei menemukan, ada 49 persen anak-anak muda menyebutkan menulis merupakan kegiatan yang membosankan. Sementara itu, 57 persen dari mereka yang menggunakan aplikasi web berbasis teks seperti blog, menyebutkan menikmati kegiatan menulis dengan menjadi blogger.

Persentase ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan mereka yang tidak menjadi blogger, 40 persen anak-anak yang tidak menggunakan aplikasi berbasis teks menyebutkan mereka tidak suka menulis.

Mereka yang memiliki blog atau akun di situs jejaring sosial seperti Facebook pun nampak lebih percaya diri dalam kemampuan menulis mereka. Sebanyak 61 persen blogger dan 56 persen anak-anak pengakses Facebook mengklaim mereka memiliki kemampuan menulis yang baik, bahkan sangat baik. Sementara itu, 47 persen mereka yang tidak nge-blog dan bermain Facebook mengaku tidak pandai menulis.

Choi

Sumber : Okezone.com
Read full story

Yahoo Perluas Integrasi dengan Facebook

0 comments
NEW YORK - Yahoo akan membantu para pengguna email, layanan berbagi foto, dan produk online lain miliknya agar bisa berbagi konten dan menceritakan aktivitas mereka langsung ke Facebook.

Layanan Facebook Connect milik Yahoo yang diperkirakan siap digunakan awal 2010, merepresentasikan langkah penting Yahoo dalam memanfaatkan kepopuleran situs jejaring sosial dan menegaskan pertumbuhan kekuasaan Facebook yang kini memiliki lebih dari 350 juta pengguna di seluruh dunia.

Awal tahun ini Yahoo mulai memungkinkan pengguna untuk melihat pesan yang mereka terima dari teman Facebook melalui homepage Yahoo. Fitur ini merupakan bagian dari perombakan yang dilakukan Yahoo pada laman depan website mereka.

Yahoo kemudian berencana memperluas integrasinya dengan Facebook. Pengguna layanan Yahoo secara otomatis bisa membagi semua aktivitas yang tengah mereka lakukan langsung ke news feed Facebook.

Yahoo berharap, konten-konten yang dibagi penggunanya ke Facebook akan menggiring para pengakses konten tersebut untuk mengunjungi Yahoo.

Choi

Sumber : Okezone.com
Read full story

Kamis, 12 November 2009

Beware of New 'Smart' Worm

0 comments
Hot on the heels of a reported hijacking of hundreds of Facebook groups, a new variation on an old worm is crawling its way into the social network's walls. Attackers have released an updated, more intelligent version of the notorious Koobface virus, security analysts say--and anyone could become its next victim.

The Facebook Hijack

First, the hijacking: An organization called "Control Your Info" apparently took control of as many as 300 Facebook groups over the past several days. Members added their own logo onto the pages, announcing they'd "hijacked" the groups and providing a link back to their own site.

(Facebook maintains no confidential information was ever exposed--the affected groups, representatives say, were abandoned and open for any member to take over.)

The "Control Your Info" Web site states that the organization's mission was to expose security holes in social media--a fitting segue to today's new threat.

Facebook's New Concern

The new threat has a familiar name. Koobface--which, by the way, is an anagram of the word Facebook--first popped up in mid-2008 and has been pestering users ever since.

The worm typically works by taking over your PC, then sending messages or wall postings to your friends. The messages include links to what appear to be funny videos or risqué photos of people you and your friends know. Anyone who follows the links, however, will ultimately end up infected with the malware themselves--usually by way of a bogus software update that pops up on-screen.

The updated Koobface variation, according to the virus-fighting team at Trend Micro, takes things a step further by automating the entire process. Instead of depending solely upon real accounts to spread the malicious links, the attackers have found a way to have bots do their bidding.

Here's how Trend Micro says it's happening: Botnets are registering new Facebook accounts and confirming them via accompanying Gmail addresses, all without any human interaction. The zombie accounts are then joining Facebook groups, adding friends, and posting dangerous links onto those people's walls.

"This new component behaves like a regular Internet user that starts to connect with friends in Facebook," explains Jonell Baltazar, an advanced threats researcher with Trend Micro. "The details provided about the account are complete such as a photo, birth date, favorite music, and favorite books."

The system is even advanced enough to monitor maximum friend levels allowed by Facebook, Baltazar says, to avoid drawing any attention to the ill-intended account.

Facebook Protection

So, what can you do to keep yourself safe from this Koob-faced villain? The steps are nothing you haven't heard before: Keep your antivirus software up to date, and use some common sense.

Antivirus software will alert you if you click onto a site that's known to host malware -- and that's exactly where these Koobface links want to take you. The easiest way to stay safe, then, is just to be cautious in choosing what you click.

If you see a link that looks questionable, even if it's from someone whose name you know, don't follow it. And if you find yourself on a Web page that's asking you to download a software update, don't do it. Instead, close the window and go directly to the software vendor's own Web page to see if the update is the real deal.

Otherwise, you might end up with Koob smeared all over your face--and, suffice it to say, that's one fate you'd be better off avoiding. (Choi)

Sumber : PCWorld.com
Read full story

Senin, 09 November 2009

Microsoft Ungguli Yahoo, Google dan Facebook

0 comments
Jakarta - Kabar baik bagi Microsoft di tengah persaingan yang kian ketat di dunia internet. Sebab berdasarkan data dari ComScore, raksasa software ini jadi penguasa soal jumlah waktu yang dihabiskan user di situs-situsnya untuk bulan September 2009.

Data dari layanan comScore World Metrix mengungkap bahwa situs milik Microsoft menguasai 15% waktu yang dihabiskan untuk online para pengguna internet di seluruh dunia. Perusahaan yang berbasis di Redmond ini pun mengandaskan Google dan Yahoo di posisi kedua dan ketiga.

Lalu bagaimana kabar Facebook? Situs jejaring paling populer ini harus puas nangkring di tempat keempat. Namun mereka tetap pantas bergembira karena terjadi pertumbuhan pesat di mana user menghabiskan 1,4 miliar jam di Facebook, naik 193% dari periode tahun sebelumnya.

Windows Live Messenger jadi andalan Microsoft dalam meraih kemenangannya, karena menarik paling banyak waktu akses, yakni sebesar 70%. Sedangkan akses ke Google banyak terbantu dengan kunjungan ke YouTube.

Microsoft tercatat berkuasa di area Eropa, Amerika Latin dan Timur Tengah. Sedangkan di Amerika Utara, Yahoo yang berhasil jadi jawaranya.

"Di saat ekonomi AS baru saja berkembang dari resesi, banyak korporasi multinasional beralih fokus strategi pertumbuhannya ke pasar yang sedang berkembang dan internet memegang peranan penting dalam strategi itu," ujar EVP ComScore Media Metrix, Jack Flanagan mengenai manfaat penelitian ini. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Senin, 02 November 2009

Kenali Ciri-Ciri Email Pembawa Virus Facebook

0 comments
Jakarta - Sebuah virus komputer yang memanfaatkan popularitas Facebook menyebar via email. Untuk mengindarinya, simak ciri-ciri email pembawa virus tersebut dalam lanjutan analisa Vaksincom soal virus Facebook berikut ini:

Untuk menyebarkan dirinya virus Facebook akan mengirimkan email ke semua alamat email yang telah diperolehnya dengan melampirkan sebuah attachment dalam bentuk ZIP. Bagi Anda yang mempunyai account Facebook harap berhati-hati jika menerima email yang seolah-olah berasal dari Admin Facebook karena kemungkinan email itu berisi virus.

Email yang akan dikirimkan akan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

From : The Facebook Team"
Subject : Facebook Password Reset Confirmation.
Attachment : Facebook_Password_xxx.zip (Facebook_Password_xxx.exe)
Message :

Hey [nama penerima email],

Because of the measures taken to provide safety to our clients, your password has been changed.

You can find your new password in attached document.

Thanks,
The Facebook Team

Catatan: xxx adalah karakter acak

Jika kita telurusi dengan menggunakan bantuan sebuah tools monitoring jaringan seperti etherial atau wireshark maka dapat dilihat dengan jelas bahwa komputer yang telah terinfeksi virus berusaha untuk mengirimkan email ke sejumlah alamat yang telah ditemukan dengan menyertakan sebuah file attachment yang berisi virus.

Selain mengirimkan email yang seolah-olah datang dari Admin Facebook, ia juga akan menjadikan komputer yang terinfeksi sebagai server spam dengan mengirimkan email ke sejumlah alamat email yang didapat.

Mengundang Antispyware palsu “Security Tools”

Aksi lain yang akan dilakukan oleh virus Facebook adalah akan mendownload dan menginstal sebuah program antispyware palsu dengan nama “Security Tools”. Antispyware palsu ini akan memberikan informasi palsu dengan menampilkan sederetan nama virus/trojan yang berhasil di deteksi, informasi palsu ini biasanya akan ditampilkan secara terus-menerus pada waktu yang telah ditentukan.

Jika user mencoba untuk melakukan aksi pembersihan dengan menggunakan software palsu tersebut maka ia akan menampilkan layar agar user melakukan pembelian software tersebut, jika muncul hal ini sebaiknya Anda abaikan saja karena anda tidak akan mendapatkan software antispyware tersebut.

Antispyware ini akan secara membuat beberapa file berikut agar dirinya tetap aktif:

* C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\47543326
* C:\Documents and Settings\Elvina\Desktop\security tools.lnk
* C:\Windows\temp\_ex-08.exe
* C:\Documents and Settings\Elvina\Start Menu\Programs\security tools.lnk


Sebagai pendukung agar dirinya tetap aktif, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
47543326= C:\DOCUME~1\ALLUSE~1\APPLIC~1\47543326\47543326.exe
PromoReg = C:\WINDOWS\Temp\_ex-08.exe

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\47543326

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Network
UID = %user%_00127065

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion
Rlist

Aksi yang dilakukan oleh antispyware “Security Tools”


* Menampilkan pesan notifikasi bahwa komputer telah terinfeksi virus/spyware
* Menampilkan konfirmasi update database Antispyware Security Tools
* Restart komputer pada waktu yang teah ditetukan dengan menampilkan layar “Blue Sreen” seolah-olah terjadi error pada system/hardware komputer yang telah terinfeksi.
* Mengganti walpaper/desktop Windows
(Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Jumat, 30 Oktober 2009

Buka Facebook dengan Laser Printer

0 comments
Kyocera memang inovatif. TASKalfa colour laser printer, 500ci series milik Kyocera dilengkapi dengan sistem operasi exclusive Kyocera dengan integrated internet browser pada main panel-nya. Anda bisa menggunakan browser ini untuk men-download file image dan teks dari internet, bahkan untuk membuka website favorit Anda*.

Kyocera TASKalfa 500ci, colour laser printer top of the line Kyocera saat ini, dilengkapi dengan berbagai feature unggulan, seperti:

* Intelligent colour calibration system
* 8.5-inch colour touch screen panel,
* Kecepatan cetak tinggi hingga 40 pages per minute (colour) dan 50 pages per minute (black)
* Kecepatan scanning tinggi (up to 100 images per minute) berkat teknologi Dual Scan Document Processor
* USB bi-directional thumb port


Dari sisi hardware, seri tertinggi Kyocera TASKalfa, 500ci dan 400ci, dilengkapi dengan 2GB RAM dan 160GB x2 HDD, sementara 300ci dan 250ci memiliki 2GB RAM dan 80GB HDD. Feature unggulan, seperti security watermarks**, copy watermark, dan docuguard juga akan Anda dapatkan saat menggunakan Kyocera TASKalfa series.

Selain TASKalfa series, Kyocera juga memperkenalkan berbagai laser printer (colour and monochrome) miliknya. Kyocera mengklaim bahwa laser printer miliknya memiliki drum lifetime lebih tinggi dan konsumsi toner yang lebih hemat dibandingkan kompetitor utamanya. Hal ini secara tidak langsung menjadikan Kyocera laser printer sebagai produk yang ramah lingkungan.

*IPv6 compliance. CHIP belum sempat mencoba langsung kemampuan integrated browser pada main panel ini. Pada saat press conf., Kyocera TASKalfa series sempat digunakan untuk membuka salah satu social website.
**Juga terdapat pada beberapa Kyocera laser printer. (Choi)

Sumber : Chip.com
Read full story

Facebook gets $711 million damages in anti-spam case

0 comments
(Reuters) - Social networking website Facebook was awarded $711.2 million in damages relating to an anti-spam case against Internet marketer Sanford Wallace, court documents show.

Wallace did not oppose the motion or appear at the hearing on September 18, 2009, according to a filing on Thursday in a San Jose, California federal court.

The site filed an anti-spamming case against Wallace in February for accessing people's Facebook accounts without their permission and sending phony mail and posts to the individuals' public message wall, the company said in a blog post.

"While we don't expect to receive the vast majority of the award, we hope that this will act as a continued deterrent," Facebook said in a blog post.

Wallace did not immediately respond to a Reuters email seeking comment. His email address was obtained from the court documents.

The case is In re Facebook Inc. vs. Sanford Wallace, et al, U.S. District Court, Northern District of California, No. C 09-798 JF.

(Reporting by Sakthi Prasad in Bangalore, editing by Will Waterman) (Choi)

Sumber : Yahoo.com
Read full story

Web marketer ordered to pay Facebook $711M damages

0 comments
LOS ANGELES - Facebook said Thursday a California court has awarded the social networking Web site $711 million in damages in an anti-spam case against Internet marketer Sanford Wallace.

Facebook sued Wallace for accessing users' accounts without their permission and sending phony posts and messages. The company said on its blog that in addition to the damage award, the San Jose, Calif., court referred Wallace to the U.S. Attorney's office for prosecution for criminal contempt of court — meaning he could face jail time.

Wallace earned the monikers "Spam King" and "Spamford" as head of a company that sent as many as 30 million junk e-mails a day in the 1990s.

In May 2008, the online hangout MySpace won a $230 million judgment over junk messages sent to its members when a federal judge in Los Angeles ruled against Wallace and his partner, Walter Rines, in another case brought under the federal anti-spam law known as CAN-SPAM. In 2006, Wallace was fined $4 million after the Federal Trade Commission accused him of running an operation that infected computers with software that caused flurries of pop-up ads, known as "spyware."

"While we don't expect to receive the vast majority of the award, we hope that this will act as a continued deterrent against these criminals," said Sam O'Rourke, associate general counsel for Facebook, in a blog posting Thursday. "This is another important victory in our fight against spam."

There was no phone number listed for Wallace in Las Vegas, where he is believed to be living, according to the ruling.

The company said the judgment marks the second-largest anti-spam award ever. In November 2008, Facebook won an $873 million judgment against Adam Guerbuez and his business, Atlantis Blue Capital, who bombarded users with sexually explicit spam messages. (Choi)

Sumber : Yahoo.com
Read full story

Raja Spam 'Hadiahi' Facebook Rp 7 Triliun

0 comments
Jakarta - Facebook menang di pengadilan melawan seorang raja spam bernama Sanford Wallace. Situs yang digagas Mark Zuckerberg ini pun mendapat ganti rugi cukup besar, sebanyak US$711 juta atau sekitar Rp 7 triliun.

Hakim Jeremy Fogel dari U.S. District Court of the Northern District of California menyatakan Wallace bersalah melakukan marketing via e-mail dengan cara yang tidak benar. Ia menebar pesan sampah yang mengganggu banyak pengguna Facebook.

Facebook menyambut gembira keputusan yang berpotensi bikin jera spammer lainnya ini. "Ini adalah salah satu kemenangan penting dalam perjuangan kami melawan spam, kami akan terus melanjutkannya," ujar Sam O'Rourke dari bagian legal Facebook.

Facebook menggugat Sanford pada bulan Februari lalu. Dia dituding menggunakan situs phishing untuk menjebak para pengguna Facebook dan mengakses account mereka, dalam rangka mendistribusikan spam.

Sanford sendiri dijuluki raja spam karena jadi pelaku penyebaran pesan sampah kelas kakap. Perusahaannya yang bernama Cyber Promotions pernah mengirim sampai 30 juta e-mail spam perhari. Dia berulangkali berurusan dengan hukum karena ulahnya.

Meski terhitung selangit, jumlah denda atas kasus spam ini bukanlah yang terbesar bagi Facebook. Sebab sebelumnya, mereka juga pernah menang dalam kasus spam melawan tersangka Adam Guerbez tahun lalu, dengan denda US$873 juta. (Choi)

Sumber : detikient.com
Read full story

Serangan Cyber Hantam 750 Ribu Facebooker

0 comments
Washington - Serangan masif botnet dilaporkan menerjang sekitar 750.000 user Facebook. Menurut vendor sekuriti Cloudmark, dalam serangan ini user Facebook dikirimi pesan palsu yang menyatakan password user telah direset terkait soal keamanan.

Pesan dengan subyek "Facebook Password Reset Confirmation" itu punya attachment file yang diklaim berisi password baru. Namun sesungguhnya, file tipe .zip itu mengandung downloader Trojan yang dinamakan 'Bredlab' atau 'Bredolab'.

Downloader ini menghantarkan bermacam malware termasuk software sekuriti palsu. Akibatnya, komputer korban bisa terinfeksi. Serangan tersebut membuat perusahaan sekuriti termasuk Symantec, Trend Micro dan Websense merilis peringatan.

"Varian Bredolab ini terkoneksi dengan sebuah domain Rusia dan komputer yang terinfeksi sepertinya jadi bagan dari botnet Bredolab."

Sedangkan Jamie Tomasello dari Cloudmark menyatakan bahwa perusahaannya mendeteksi jumlah pesan yang disebar mencapai hampir sejuta. "Hitungan kami terus berlanjut dan ada sekitar 753.000 (pesan yang tersebar) saat ini," ujarnya.

Sedikitnya 8% dari user yang dikirimi mengira pesan tersebut benar adanya. Meski demikian, Cloudmark tidak punya data seberapa banyak pemakai Facebook yang terkena efek serangan.

Sebelumnya, Facebook juga pernah terkena serangan virus yang bernama Koobface. Pihak Facebook pun menyarankan agar pengguna tidak membuka e-mail yang mencurigakan.

"Facebook tidak akan pernah mengirimi Anda pasword dalam bentuk attachment," tandas juru bicara Facebook. (Choi)

Sumber : detikient.com
Read full story

Sabtu, 24 Oktober 2009

Facebook revamps home page feed

0 comments
SAN FRANCISCO (AFP) - Facebook has modified its news feed feature to let members of the world's leading social-networking service catch up on tidbits they may have missed while away from the website.

Facebook now lets members switch between getting real time streams of news or activities taking place, and highlights of what friends have shared online in the preceding 24 hours, according to Raylene Yung at the California firm.

"You will be able to catch up on what you may have missed while you were away from Facebook and then easily switch to the real-time stream when you want to see posts as soon as they're shared," the engineer said in a blog post.

News Feed picks re-cap stories based on factors including how many friends have liked and commented on them.

The Live Feed option funnels updates and news about online friends' activities to Facebook home pages as the information surfaces.

"Some of you may ask why we are changing the home page again," Yung said.

"We know it can be disruptive when things are moved around, but we hope that these changes make Facebook a more valuable experience for you." (Choi)

Sumber : Yahoo.com
Read full story

Senin, 19 Oktober 2009

Urusan Page View, Facebook Tetap Jawara

0 comments
London - Facebook salip Google dan sederet situs beken lainnya dalam hal peraupan page view di Inggris.

Hal ini diketahui dari hasil survey yang dilakukan perusahaan analisis web, Hitwise. Jika sebelumnya Google mendiami posisi pertama dalam hal page views terbanyak di Inggris, maka kini Google harus lengser di posisi ke-2, tepat mengekor di belakang situs jejaring besutan Mark Zuckerberg.

"Sudah jelas Facebook adalah pemimpinnya dalam urusan page view," ujar Robin Goad, direktur dari penelitian ini.

Angka kunjungan ke halaman Facebook pada bulan September memang naik 82% pada periode yang sama bulan lalu, hal tersebut menjadikan Facebook sebagai situs pertemanan yang paling digilai di Inggris.

Bahkan, dengan keberadaan Twitter yang banyak disorot oleh media, Facebook tetap adem ayem dan melaju meninggalkan situs-situs lainnya di negara kerajaan ini.

Facebook meraup angka page view yang jika ditotal jumlahnya melebihi page view gabungan dari 3 situs laris: Google, eBay dan YouTube. (Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Jumat, 16 Oktober 2009

Hacker Susupi Aplikasi Facebook

0 comments
SAN FRANSISCO - Hacker punya berbagai macam cara untuk membobol sistem komputer dan menyebarkan virus. Salah satunya adalah dengan menyusup melalui beberapa game dan aplikasi lain yang terdapat pada Facebook.

Dengan demikian, saat pengguna mengakses aplikasi yang telah disusupi hacker tersebut maka secara langsung mereka menginstal virus atau program lain yang dapat mengancam keamanan komputer.

Hal ini dikatakan oleh Chief Research Officer perusahaan keamanan komputer AVG Roger Thompson. Dia menemukan ada sekira setengah lusin game dan aplikasi Facebook yang disusupi program jahat.

"Saya justru berterimakasih dengan adanya serangan virus Koobface yang kemarin sempat mengenai Facebook dan situs jejaring sosial lainnya beberapa waktu lalu."

"Saat itu pertamakalinya saya baru benar-benar melihat bagaimana aplikasi Facebook terkena hack dan dari peristiwa itu kemudian kita mempelajarinya," tambah Thomson.

Menurutnya, beberapa aplikasi yang tersusupi hacker tersebut kini sudah tidak lagi ditampilkan di Facebook. Dia pun menyebutkan, program jahat tak hanya bisa menjalar melalui aplikasi di Facebook namun dapat juga menginfeksi melalui beberapa jenis peranti lunak yang digunakan pada PC. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Facebook sees ad potential bigger than Google search ads

0 comments
PALO ALTO, California (Reuters) - Facebook's chief operating officer said the social networking company was targeting a bigger ad market than the search ad market that has made Google Inc rich.

Sheryl Sandberg also told a group of high-tech specialists on Thursday that revenues were growing so fast at privately held Facebook that it turned cash positive recently, instead of in 2010 as predicted earlier this year.

A member of the board told Reuters the company was on target to bring in revenue of $500 million this year. Sandberg gave no numbers that would update that figure.

Sandberg, who has long fought the perception Facebook lacked a revenue model, laid out a gameplan to turn the company into a cash machine by describing how the company aimed to bring in revenues from novel ads aimed at its 300 million users.

She said advertising was a "funnel" that starts at the top by engaging many people and creating demand, then getting to the bottom where a select group bought a product.

Google does a better job than any other company in advertising to people who are at the bottom of the funnel and know what they want, and are searching to buy it, she said hours after Google reported third quarter net revenue of $4.38 billion, beating analysts expectations.

"If you look at global ad spend its about a $640 billion annual business ... It's 10 percent demand fulfillment," which is what Google's search ads do, she said.

"Where we are playing in the ad market is in that demand generation, which is the top 90 percent of the funnel."

Sandberg said Facebook has been shifting to an approach similar to Google's, in which the style of the ad resembled the style of its searches.

One success story she cited involved Starbucks Corp, which posted a video that created complaints. In response, Starbucks altered the video and won kudos from Facebook members. She said the message was, "Thanks so much ... isn't it great to have a company that listens." (Choi)

Sumber : Yahoo.com
Read full story

Facebook Photo Uploader dari Adobe

0 comments
Jakarta - Kini pengguna dapat secara langsung meng-upload foto-foto ke facebook secara langsung dari desktop, secara mudah. Aplikasi gratis ini diberikan cuma-cuma oleh Adobe.

Aplikasi ini bekerja dengan memanfaatkan fasilitas Adobe AIR. Syaratnya, pengguna diwajibkan memasang Adobe AIR minimum versi 1.5, agar aplikasi ini dapat bekerja. Adobe pun mengklaim aplikasi ini juga dapat bekerja pada platform Mac dan Linux.

Cara meng-upload foto ke facebook pun bisa dilakukan dengan mudah. Pengguna cukup melakukan drag & drop sebuah foto ke dalam aplikasi, dan otomatis foto akan di-upload ke akun facebook.

Tak hanya menyajikan fitur upload foto secara mudah, aplikasi ini juga menyediakan news feed serta notifikasi. Yang paling menarik, aplikasi ini bahkan menghadirkan fitur chat kepada pengguna. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Sabtu, 12 September 2009

Facebook Siap Diunduh Pengguna Android

0 comments
SAN FRANSISCO - Facebook terus berupaya meningkatkan pertumbuhan pengguna Facebook Mobile yang telah mendekati angka 65 Juta pengguna. Kini, Facebook meluncurkan aplikasi terbaru bagi ponsel berbasis Android.

PRNews, Jumat (11/9/200) melansir aplikasi Facebook untuk sistem operasi Google itu sudah bisa diakses pemilik handset Android seperti HTC Android.


Read More . . .
Read full story
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Linkedin Yahoo! Bookmarks Google Buzz Google Reddit Mixx Technorati RSS Favorites
 

Blog Archive

News Technology Computer © 2008 Business Ads Ready is Designed by Choi Rozs Supported by Blogger