.
4shared.com - Free file sharing and storage

Tampilkan postingan dengan label Internet.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet.. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 April 2010

Intenet 3D Akan Popular 5 Tahun Lagi

0 comments
CALIFORNIA - Saat ini dunia sedang menghadapi euforia teknologi televisi 3 dimensi (3D). Salah seorang insinyur teknologi di Intel Corp memprediksi bahwa internet akan terlihat nyata dalam lima sampai sepuluh tahun mendatang, ketika banyak aplikasi akan disematkan 3D.

Sean Koehl, dari Intel Labs mengatakan teknologi baru yang suatu hari akan mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat elektronik dan satu sama lain. Ia meramalkan teknologi 3D yang sekarang sudah hadir di televisi akan datang di internet maksimal 10 tahun mendatang.

"Saya pikir hidup kita akan menjadi sangat berbeda. Lihatlah tren pada dekade terakhir ini. Pikirkan tentang komputer menjadi tersebar luas, internet dan perangkat mobile. Dengan ketersediaan daya komputasi semua ini, kami hanya mulai memanfaatkan itu. Sekarang kita menambahkan lebih kecerdasan dan kemampuannya, dunia 3-D dan itu bisa sangat berbeda dengan jenis pengalaman yang kita miliki sekarang."

"Ketika kami sampai ke titik di mana tiba-tiba menjadi mudah untuk melakukan sesuatu yang tampak 'keras' sebelumnya, maka akan terjadi perubahan dramatis 10 tahun mendatang," tambahnya.

Dari semua proyek teknologi di Intel Labs, Koehl katanya paling bersemangat tentang pekerjaan pada teknologi 3D di internet dan bagaimana hal itu akan mengubah cara kita berinteraksi dengan informasi online.

"Internet mungkin tidak sepenuhnya 3D, tetapi membuat lingkungan 3D yang dapat diakses secara luas mungkin mampu dalam waktu lima tahun," kata Koehl.

"Saya kira masih harus dilihat tetapi ada beberapa jenis interaksi orang akan ingin tetap lakukan dalam dua dimensi, seperti membaca teks. Hal-hal yang akan kita lakukan dalam tiga dimensi mungkin hal-hal yang sama sekali berbeda di Internet," tandasnya.

Koehl menambahkan bahwa teknologi semacam ini, jika bekerja dengan baik dan diadopsi secara luas, bisa melepaskan ketergantungan pada orang-orang yang harus melakukan perjalanan ke berbagai tempat, misalnya pertandingan sepak bola, sebuah lomba Nascar atau pertunjukan anjing.

(Choi)

Sumber : Okezone.Com
Read full story

Rabu, 20 Januari 2010

Router WiFi Bluelink Klaim Tercepat Sejagat

0 comments
Jakarta - Bluelink merilis wireless router WiFi seri N yang memiliki kemampuan tranfer data maksimal 85 Mbps hingga 95 Mbps. Peranti akses nirkabel ini diklaim paling cepat sejagat di kelasnya.

"Punya kami lebih cepat dari seri N merek lain yang rata-rata cuma bisa sampai 40 Mbps hingga 60Mbps."

Wireless router Wifi dengan nama produk BL-R33N ini juga diklaim punya jangkauan paling jauh tanpa perlu dimodifikasi. "Saat dites berdasarkan jarak pandang, punya kami bisa mencapai 320 meter. Sedangkan merek lainnya cuma berkisar 230 sampai 270 meter," masih kata Teddy.

Menurut dia, pembuktian performa melawan semua WiFi seri N merek lain, digelar dalam ajang "Bluelink Challenge Competition" di Indocomtech 2009, YogyaComtech 2009, dan Komputexpo Surabaya.

"Hasilnya luar biasa, data throughput tercepat dapat dibuktikan berulang kali menang selama pameran," klaim pria satu ini mengenai wireless router Wifi Bluelink yang dibanderol dengan kisaran Rp 450.000 itu.

Meningkatnya kebutuhan akan akses internet, membuat Bluelink optimistis merilis wireless router WiFi terbarunya. "Kita dapat menjumpai berbagai hotspot atau WiFi area di cafe-cafe maupun warnet. Internet lewat Wifi sedang naik daun," ujar dia.

Bluelink Bl-R33N merupakan WiFi multi fungsi. Bisa menjadi router, access point sekaligus repeater dalam unit yang sama. Peranti ini juga mendukung fitur plug and play sehingga memudahkan untuk konfigurasi.

"Cukup koneksikan sumber akses internet ke BL-R33N, nyalakan dan klik fasilitas WiFi pada PC atau laptop, dan koneksi pun langsung tersambung. Kemudian Anda bisa melakukan browsing, upload, download, maupun streaming dengan mudah," papar Teddy.

Selain itu, BL-R33N punya kemampuan channel scanner, yang bisa mendeteksi saluran mana saja yang sudah digunakan oleh WiFi lain di area tersebut. Dengan demikian, peranti ini dapat mengambil channel kosong guna mendapatkan hasil maksimal.

"Wireless router kami juga disertai teknologi pengaman jaringan berenkripsi WPS (WiFi Protected Setup) menggunakan utility Ralink configuration. WPS merupakan standard baru pengamanan jaringan dengan kode enkripsi yang sangat panjang," masih kata dia.

WPS sendiri tengah diusung beramai-ramai oleh para prinsipal pembuat peralatan jaringan. "Jika kebanyakan prinsipal lain seperti Dlink, Linksys, masih memakai WPS versi software Bluelink R33N sudah memiliki WPS on board versi hardware," pungkas Teddy.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Minggu, 27 Desember 2009

Tren Serangan Internet di 2009

0 comments
Jakarta - Ancaman keamanan internet tercatat semakin ganas di 2009 ini. Beragam cara coba dijalankan oleh para penjahat cyber. Mulai dari menyusup dari akun Facebook, menawarkan software keamanan palsu dan lainnya.

Berikut adalah tren keamanan internet yang terjadi selama 2009 versi Symantec:

Spam Pembawa Malware: Spam biasanya terkesan sebagai bentuk gangguan, tapi belum tentu berbahaya. Akan tetapi, antara September dan Oktober 2009, secara rata-rata, lebih dari 2 persen email spam mengandung malware, ini mewakili peningkatan sembilan kali lipat dari sisi jumlah pesan spam yang mengandung malware.

Serangan via Jejaring Sosial: 2009 merupakan tahun di mana serangan terhadap situs jejaring sosial dan pengguna dari situs tersebut menjadi praktek standar para kriminal. Paruh kedua dari 2009, serangan yang memanfaatkan situs jejaring sosial meningkat baik dari sisi frekuensi dan tingkat kecerdasan. Situs jejaring sosial sendiri mengombinasikan dua faktor yang membuatnya jadi target ideal dari aktivitas kriminal online: besarnya jumlah pengguna dan tingginya tingkat kepercayaan di antara pengguna tersebut.

Software Keamanan Palsu: Symantec telah mengidentifikasi 250 aplikasi yang secara jelas menipu yang berpura-pura menjadi software keamanan asli yang cukup meyakinkan dalam banyak hal, tetapi sebenarnya hanya menyediakan sedikit atau tidak ada proteksi sama sekali dan malah menginfeksi komputer dengan malware yang ia klaim akan ia halangi. Dari 1 Juli 2008 sampai 30 Juni 2009, Symantec menerima laporan adanya 43 juta percobaan instalasi software keamanan palsu.

Malware Siap Saji: Tahun 2009 kita melihat malware semakin mudah dibuat. Ini disebabkan oleh ketersediaan toolkit yang populer dan ramah pengguna. Contohnya seperti Zeus, yang memungkinkan bahkan hacker pemula sekalipun membuat malware dan botnet. Banyak ancaman yang siap digunakan tersebut merupakan hasil dari perpaduan komponen-komponen dari malware lain yang sudah ada. Sebagai contoh Dozer, yang mengandung komponen dari MyDoom dan Mytob. Tren ini juga telah membuat malware menjadi semakin mudah hilang, dengan ancaman datang dan lenyap hanya dalam waktu 24 jam saja.

Lonjakan Bot Networks: Bot network semakin menjadi pondasi dari seluruh kejahatan dunia maya. Symantec telah mengamati bahwa mayoritas malware terkini mengandung sebuah perintah bot dan kanal kontrol. Di 2009, kita bahkan melihat desainer botnet mengekspansi kemampuan mereka dengan menggunakan situs jejaring sosial sebagai saluran komunikasi.

Kerjasama Intra dan Lintas Industri: Bersama dengan ulang tahun varian pertama ancaman Conficker pada pengguna, kita diingatkan bagaimana peningkatan organisasi dan kecerdasan penjahat dunia maya telah membuat jalinan kerjasama yang lebih luas di antara vendor keamanan, penegak hukum, dan penyedia layanan internet. Contoh yang tampak di tahun 2009 antara lain adalah Conficker Working Group (CWG), gerakan 'Operation Phish Phry' yang dilancarkan FBI dan Digital Crimes Consortium yang menggelar pengukuhannya di Oktober.

Mendompleng Kejadian Terkini: Hari Valentine, NCAA March Madness, flu H1N1, jatuhnya pesawat Air France Flight 447, Serena Williams, anak balon, dan kematian Michael Jackson serta Patrick Swayze. Semua kejadian ini, juga dengan kejadian lainnya yang tak terhitung jumlahnya, digunakan oleh pembuat malware dan spammer pada tahun 2009 lalu untuk mencoba memikat pengguna internet yang tidak menaruh curiga untuk mendownload malware, membeli produk dan terjebak dalam penipuan.

Kita telah mencapai tahap di mana tak ada berita populer pergi tanpa dimanfaatkan, dan tampaknya kita akan melihat lebih banyak lagi dengan akan datangnya perhelatan penting dunia, seperti Piala Dunia FIFA 2010 dan Olimpiade Musim Dingin yang semakin dekat.

Drive-by Download Semakin Banyak: Penyerang menginfeksi komputer penjelajah internet secara diam-diam dengan menyusup di situs legal. Popularitas metode ini terus tumbuh. Di tahun 2008, Symantec mengamati sebanyak 18 juta percobaan serangan drive-by download; akan tetapi, dari Agustus sampai Oktober 2009 sendiri, Symantec mencatat terjadi sebanyak 17,4 juta serangan.

McColo: Symantec melihat penurunan sebesar 65 persen dari jumlah total pesan spam dalam 24 jam setelah penutupan McColo di akhir 2008 dan 24 jam setelahnya. Jumlah spam pun turun mencapai level 69,8 persen dari seluruh email. Akan tetapi di 2009, volume keseluruhan spam kembali ke angka rata-rata 87,4 persen dari seluruh email, mencapai maksimum 95 persen dari seluruh pesan di akhir Mei.

Ancaman Polimorfis: Polymorfisme berarti memiliki kemampuan untuk bermutasi. Dengan demikian, ancaman polimorfis merupakan ancaman yang membuat setiap malware sedikit berbeda dengan malware sebelumnya. Kode pengubahan otomatis yang dibuat di dalam malware tidak mempengaruhi fungsionalitasnya, tetapi membuat teknologi pendeteksian milik antivirus tradisional tidak dapat mengatasinya.

Symantec telah mengamati ancaman polimorfis seperti Waladac, Virut, dan Sality, menjadi semakin umum sejalan dengan penjahat dunia maya mencari cara untuk memperluas cara mereka mengelak dari teknologi antivirus konvensional.

Meningkatnya Pembajakan Reputasi: Geocities merupakan merek yang paling umum yang dibajak oleh spammer sebagai usaha untuk menipu pengguna komputer, tetapi dengan penutupan layanan web hosting tersebut oleh Yahoo pada akhir Oktober lalu, Symantec melihat bahwa terjadi peningkatan pesat dari jumlah layanan web gratis berskala kecil, seperti layanan pemendek URL, yang nama dan reputasinya disalahgunakan oleh spammer.

Hal ini dikarenakan oleh kemajuan di teknologi penembus CAPTCHA, yang memudahkan karakter berbahaya membuat akun dan profil ganda yang digunakan untuk spamming. Symantec bahkan telah mengamati bahwa beberapa dari perusahaan layanan web berskala kecil tersebut telah menutup situs mereka sendiri sebagai satu-satunya cara untuk menghentikan spam.

Pencurian Data Terus Berlangsung: Menurut Identity Theft Resource Center, sampai 13 Oktober 2009, 403 kasus penerobosan data telah dilaporkan sepanjang tahun dan mengekspos lebih dari 220 juta dokumen. Menurut Ponemon Institute, orang dalam yang tidak bermaksud jahat terus mewakili bagian terbesar dari insiden hilangnya data dengan 88% dari seluruh insiden kehilangan data disebabkan oleh orang dalam seperti karyawan dan partner.

Meski demikian, terdapat peningkatan perhatian terhadap kehilangan data berbahaya. Menurut penelitian Ponemon, 59% mantan karyawan mengakui bahwa mereka mengambil data perusahaan saat mereka meninggalkan pekerjaannya. Di saat organisasi semakin meningkatkan fokus untuk menghindari kehilangan data, tampak jelas bahwa banyak hal yang perlu dilakukan untuk mencegah informasi sensitif dibawa ke luar dari perusahaan.

(Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Ancaman Internet yang Siap Menerjang di 2010

0 comments
Jakarta - Modus penjahat cyber adalah selalu mencari cara baru ketika cara mereka yang sebelumnya sudah terpatahkan. Hal inilah yang bakal mengancam pengguna internet di 2010. Selain tipuan-tipuan konvensional, waspadai pula 'kreativitas' baru para pelaku.

Antivirus Tidaklah Cukup

Dengan meningkatnya ancaman polimorfik dan ledakan varian malware unik di 2009, industri dengan cepat menyadari bahwa pendekatan tradisional untuk antivirus, baik dengan file signature dan kemampuan heuristic/behavioral, tidak cukup untuk melindungi dari ancaman terkini. Kita telah mencapai titik batas di mana program berbahaya terbaru sebenarnya dibuat dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan program baik.

Dengan demikian, kita juga telah mencapai titik di mana tidak lagi masuk akal untuk tetap fokus hanya pada menganalisa malware. Adapun pendekatan terhadap keamanan yang mencari cara untuk menyertakan seluruh software file seperti keamanan berbasis reputasi, akan menjadi kunci di 2010 mendatang.

Social Engineering sebagai Vektor Utama Serangan

Semakin banyak penyerang melakukan serangan langsung pada pengguna dan mencoba mengecoh mereka untuk mendownload malware atau membocorkan informasi sensitif, dengan kesan bahwa pengguna tidak melakukan sesuatu yang bersalah. Setidaknya, salah satu pemicu popularitas social engineering adalah kenyataan bahwa apapun sistem operasi dan browser internet yang ada di komputer pengguna, bukanlah hal yang penting, karena penggunanyalah yang jadi target, bukan semata-mata celah yang ada di mesin mereka.

Social engineering sudah menjadi salah satu vektor serangan utama yang digunakan saat ini, dan Symantec memperkirakan bahwa jumlah percobaan serangan menggunakan teknik social engineering dipastikan akan meningkat di 2010.

Produsen Software Pengamanan Palsu Melonjak

Di 2010, siap-siaplah melihat pelaku pembuat software keamanan palsu meningkatkan usahanya ke level yang lebih lanjut, bahkan dengan membajak komputer korban, mengubahnya menjadi tak berguna dan menahannya untuk tebusan. Meski demikian, langkah berikutnya yang tidak terlalu drastis, adalah software yang tidak merusak secara eksplisit, tetapi meragukan.

Sebagai contoh, Symantec telah menganalisa beberapa vendor antivirus palsu yang menjual kopi dari software antivirus pihak ketiga dengan merek lain sebagai penawaran mereka. Dalam kasus ini, pengguna secara teknis memang mendapatkan software antivirus yang mereka bayarkan, tetapi kenyataannya adalah software yang sama bisa mereka download secara cuma-cuma dari tempat lain.

Aplikasi Pihak Ketiga Jejaring Sosial Target dari Penipuan

Popularitas jejaring sosial yang diperkirakan akan tumbuh lebih tinggi lagi di tahun berikutnya membuat jumlah penipuan juga akan terus mengimbangi jumlah pertumbuhan pengguna situs tersebut. Di waktu yang sama, pemilik situs-situs itu juga akan membuat pendekatan proaktif untuk mengatasi ancaman-ancaman.

Saat hal ini berlangsung, dan ketika situs-situs tersebut semakin siap menyediakan akses terhadap API mereka pada pengembang pihak ketiga, penyerang kemungkinan akan menyasar celah yang ada di aplikasi buatan pihak ketiga untuk menembus ke akun pengguna jejaring sosial, sama seperti yang sudah kita lihat ketika penyerang menyambangi plug-in browser saat browser web tersebut menjadi semakin aman.

Windows 7 Jadi Fokus Para Penyerang

Microsoft telah meluncurkan tambalan keamanan pertama untuk sistem operasi Windows 7. Selama manusia yang melakukan pembuatan kode program komputer, celah akan tetap ada, tak peduli bagaimana ketatnya testing sebelum diluncurkan, dan semakin kompleks kode tersebut, semakin besar pula peluang hadirnya celah keamanan yang belum ditemukan. Sistem operasi Microsoft ini juga bukanlah pengecualian, dan berhubung Windows 7 sudah mulai beredar dan diperkirakan akan menarik perhatian di 2010, tak diragukan lagi, penyerang pasti akan mencari cara untuk mengeksploitasi pengguna Windows 7 itu.

Botnet yang Terus-menerus Berubah dengan Cepat (Fast Flux) Meningkat

Fast flux merupakan teknik yang digunakan oleh sejumlah botnet seperti Storm botnet, untuk menyembunyikan situs web phising dan berbahaya di balik jaringan yang sudah terinfeksi yang bertindak layaknya sebuah proxy. Menggunakan kombinasi dari peer to peer networking, distributed command and control, load balancing berbasis web dan proxy redirection, membuat pelacakan lokasi asal botnet sulit dilakukan.

Ketika penangkalan yang dilakukan industri terus mereduksi efektivitas dari botnet tradisional, diperkirakan teknik baru ini akan semakin banyak digunakan untuk melakukan serangan.

Layanan Penyingkat URL Menjadi Sahabat Terbaik Penipu

Karena pengguna sering tidak mengetahui ke mana mereka akan diantarkan oleh URL yang dipendekkan, penipu dapat menyembunyikan link yang membuat para pengguna yang memiliki tingkat kecurigaan rata-rata akan berpikir dua kali sebelum mengkliknya. Symantec sudah melihat sebuah tren ke arah penggunaan taktik ini untuk mendistribusikan aplikasi yang menipu dan akan banyak lagi yang hadir. Selain itu, dalam rangka untuk menghindari filter antispam, spammer diperkirakan akan memanfaatkan layanan pemendek URL untuk melakukan kejahatan mereka.

Mac dan Mobile Malware

Jumlah serangan yang didesain untuk mengeksploitasi sistem operasi atau platform tertentu berhubungan langsung dengan pangsa pasar platform tersebut, karena pembuat malware mencari uang dan selalu menginginkan hasil yang terbaik dari yang sudah mereka upayakan. Di 2009, kita sudah melihat Mac dan smartphone menjadi target pembuat malware, seperti misalnya botnet Sexy Space yang ditujukan pada perangkat mobile berbasis sistem operasi Symbian dan trojan OSX.Iservice yang menyasar pengguna Mac.

Dengan meningkatnya popularitas Mac dan smartphone di 2010, lebih banyak penyerang akan menghabiskan waktu mereka untuk membuat malware yang mampu mengeksploitasi perangkat ini.

Spammer Melanggar Peraturan

Dengan kondisi ekonomi yang semakin sulit, dan lebih banyak orang yang memanfaatkan longgarnya aturan-aturan pada CAN SPAM Act, kita akan melihat semakin banyak organisasi menjual daftar alamat email dan lebih banyak pemasar yang kurang bertanggungjawab melakukan spamming terhadap daftar tersebut.

Spammer Beradaptasi, Volume Spam Terus Berfluktuasi

Sejak 2007, spam telah meningkat rata-rata sebesar 15 persen. Meskipun pertumbuhan signifikan email spam ini bisa jadi tidak akan berlangsung terus menerus dalam jangka panjang, tetapi terlihat jelas bahwa spammer belum mau menyerah selama terdapat motif ekonomi. Volume spam akan terus berfluktuasi di 2010 mendatang dan spammer terus beradaptasi terhadap software keamanan canggih, intervensi dari ISP yang bertanggungjawab, dan agen-agen pemerintahan di seluruh dunia.

Malware yang Terspesialisasi

Malware yang sangat terspesialisasi ditemukan pada tahun 2009 dan memiliki tujuan untuk mengeksploitasi ATM tertentu. Itu menandakan tingginya tingkat pengetahuan tentang seluk beluk dan cara bekerja serta bagaimana itu bisa dieksploitasi. Tren ini diperkirakan akan terus tumbuh di 2010, termasuk kemungkinan adanya malware yang menyasar sistem voting elektronik, yang digunakan di kancah politik dan voting lewat jalur telepon umum, seperti yang banyak digunakan pada berbagai kompetisi reality show di televisi.

Teknologi CAPTCHA akan Meningkat

Ini akan membuat lebih banyak bisnis di kawasan ekonomi berkembang yang menawarkan pada orang untuk mengumpulkan akun di situs-situs legal, khususnya yang mendukung user-generated content, untuk tujuan spamming. Symantec memperkirakan bahwa individu-individu tersebut akan dibayar kurang dari 10 persen dari pendapatan spammer, dengan para pencari akun mengenakan biaya antara 30 sampai 40 dolar per 1.000 akun.

Spam Instant Messaging

Berhubung para penjahat dunia maya mencari cara untuk menghindari teknologi CAPTCHA, serangan lewat instant messenger (IM) akan naik popularitasnya. Ancaman lewat IM akan terdiri dari pesan spam yang tak diinginkan yang mengandung link berbahaya, khususnya serangan ditujukan pada akun IM yang aktif. Di akhir 2010, Symantec memprediksikan bahwa satu dari 300 pesan IM akan mengandung URL.

Selain itu, di 2010, Symantec memperkirakan bahwa secara keseluruhan, satu dari 12 hyperlink akan mengarahkan ke domain yang diketahui digunakan untuk menampung malware. Dengan demikian, satu dari 12 hyperlink yang muncul di pesan IM akan mengandung domain yang dianggap mencurigakan atau berbahaya. Di 2009, levelnya hanya 1 dari 78 hyperlink.

Spam Non English akan Meningkat
Dengan penetrasi koneksi broadband terus tumbuh di seluruh dunia, khususnya di negara ekonomi berkembang, spam di negara-negara yang menggunakan bahasa selain Inggris akan meningkat. Pada beberapa bagian di Eropa, Symantec memperkirakan tingkat lokalisasi spam akan melampaui 50 persen dari seluruh spam.

(Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Pengguna Internet Indonesia Kurang Produktif

0 comments
Jakarta - Aplikasi internet yang didukung broadband menawarkan peluang yang luar biasa untuk meningkatkan produktivitas suatu negara. Misalnya di dunia pendidikan, kesehatan, pemerintahan dan bisnis. Bagaimana dengan tipe konsumen internet di Indonesia.

Merujuk hasil studi Nokia Siemens Network (NSN) , ternyata pengguna internet di Indonesia sekarang adalah orang-orang muda dengan kebutuhan internet mobile, yang berubah dari golongan pemula (adopter) ke life style.

Dijelaskan oleh Yohanes Denny, Market Intlejen Unit NSN bahwa rata-rata pengguna internet di Indonesia melakukan akses internet dari rumah, bukan cafe, kantor, atau tempat publik lainnya. Dan dari rumah tersebut mereka menggunakan jenis low akses bandwith terbanyak dari handheld, bukan PC atau laptop.

"Waktu akses internet konsumen Indonesia rata-rata adalah 16% dalam seminggu,sedangkan spending belanja internet adalah 10% dari penghasilan," ujarnya Denny.

Ditambahkan Denny, dari 16% tersebut kesemuanya dilakukan untuk kebutuhan personal seperti FB, browsing, dan sebagainya. Saat di kantor mereka menggunakan untuk menunjang produktivitas, sementara di luar kantor hanya untuk kebutuhan personal lagi.

Dari studi tersebut ditarik kesimpulan bahwa Indonesia berada di level bawah, karena akses internet sebagian digunakan untuk urusan konsumerisme dan cenderung kurang produktif.

Low Bandwith, Tren Konsumen Indonesia

Denny menjelaskan bahwa koneksi internet bisa dilihat dari 2 sisi yakni jenis low bandwith dan high bandwith. Berdasar data NSN, ternyata masyarakat Indonesia lebih banyak menggunakan tipe low bandwith, karena akses yang dilakukan melalui handheld mereka. "Rata-rata konsumen Indonesia sudah puas dan nyaman dengan bandwith 300 Kbps, karena akses aplikasi melalui handheld berjenis low bandwith," jelas Denny.

Dari sisi operator mungkin berpikir bahwa kecepatan internet adalah segalanya, karena memungkinkan akses aplikasi web berjenis high bandwith, yang tujuan akhirnya adalah mendapatkan kepuasan konsumen. Sedangkan berdasar data NSN, ternyata kenyamanan adalah hal nomor satu. Dengan membuka aplikasi dari ponsel, berjenis low bandwith rata-rata konsumen sudah puas. Karena puas dengan low bandwith, maka hal ini menjadi kebiasaan mereka untuk 'ngeksis' di internet berbekal handheld kesayangan.

(Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Sabtu, 19 Desember 2009

Australia Ikuti Jejak China Blokir Internet

0 comments
SYDNEY - Australia berencana mengikuti jejak China untuk memblokir situs-situs yang dianggap melanggar peraturan dan membahayakan keamanan negara. Langkah itu, akan tetap dijalankan meskipun akan memicu kontroversi karena dianggap mengekang kebebasan.

Menteri Komunikasi Australia, Stephen Conroy mengatakan, aturan baru itu memuat sejumlah aturan tentang pemblokiran situs-situs yang masuk kategori berbahaya, seperti konten berbau kekerasan, kriminal,pemerkosaan dan konten penggunaan obat-obatan terlarang.

Daftar situs yang akan diblokir akan diurus oleh sebuah badan khusus yang menampung masukan dan keluhan dari masyarakat. "Tak ada peluru yang benar-benar ampuh untuk urusan keamanan cyber,tapi langkah ini perlu," kata Conroy.

Upaya pemblokiran yang dilakukan pemerintah Australia ini, langsung memicu perlawanan dari sejumlah komunitas dunia maya, dan industri pornografi.

Conroy, mengakui, aturan tersebut akan diujicoba selama tujuh bulan. Dalam ujicoba tersebut akan diketahui tingkat akurasi pemblokiran dan mengetahui dampaknya pada kecepatan koneksi internet. Selain itu, pemerintah Australia menyatakan akan mendapatkan bantuan dari para penyedia jasa internet (ISP) untuk melakukan pemblokiran.

"Aturan baru ini akan kami ajukan pada Agustus 2010 ke parlemen," ujar Conroy.

Sebelumnya, pada Juli 2009, China juga telah menerapkan kebijakan memfilter internet dengan memasang software Green Dam di setiap komputer. Tapi langkah tersebut mendapat kecaman dari masyarakat dan menunda langkah tersebut.

(Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Kamis, 12 November 2009

Internet Broadband akan Semakin Murah

0 comments
Jakarta - Seiring dengan meningkat pesatnya jumlah pelanggan mobile broadband, baik di lingkup global maupun di Indonesia, tarif berlangganan internet kecepatan tinggi akan semakin murah.

Menurut asosiasi GSM dunia (GSMA) lambat laun, tarif internet mobile broadband bisa turun separuhnya lebih. Hal itu dipicu dengan semakin tingginya penetrasi jaringan internet bergerak yang hingga semester I-2009 lalu, secara global diselenggarakan oleh 236 operator di 104 negara.

"Tingginya penetrasi mobile broadband merangsang turunnya modul HSPA (high speed packet access) hingga 50%. Dari US$ 70 menjadi sekitar US$ 35 dalam waktu 18 bulan," kata Senior Director of Services GSMA, Jaikishan Rajaraman, dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Senayan, Rabu (11/11/2009).

Dengan semakin turunnya harga perangkat jaringan dan semakin banyaknya jumlah pelanggan, GSMA memprediksi pada 2011 mendatang, tarif akan turun drastis. Hal ini bisa terlihat dari turunnya pendapatan operator dari tiap pelanggan atau ARPU (average revenue per user).

"ARPU rata-rata di industri juga akan menurun hingga 50% dari US$ 48 menjadi US$24. Dengan harga yang relatif lebih terjangkau, kemungkinan besar pada 2012, jumlah pelanggan mobile broadband dunia bisa terdongkrak menjadi satu miliar pengguna," ujar Rajaraman.

Prediksi penurunan tarif, lanjut dia, juga semakin diperkuat dengan tren turunnya biaya infrastruktur (network infrastructure cost) hingga 3-5% tiap tahunnya.

Khusus untuk Indonesia, GSMA memperkirakan pengguna layanan data internet bakal menembus angka 45 juta pelanggan pada 2013 mendatang, seiring dengan penurunan tarif dan kecepatan data yang lebih memadai melalui implementasi teknologi lanjutan dari generasi ketiga seluler 3G.

Teknologi itu melalui High Speed Packet Access Plus (HSPA+) dan Long Term Evolution (LTE) yang dikenal dengan julukan 4G. Kedua teknologi ini menawarkan kecepatan best effort 21 Mbps untuk 3G HSPA+ dan 100 Mbps untuk 4G LTE.

"Meskipun saat digunakan banyak orang secara bersamaan tak akan sampai segitu, namun tetap saja, kecepatannya lebih baik dari teknologi 3G sebelumnya," jelas dia.

Pengguna mobile broadband di Indonesia sendiri, saat ini diperkirakan GSMA hampir menyentuh dua juta pelanggan. Angka itu diperoleh dari operator seperti Telkomsel 1,3 juta, Indosat (IM2) 500 ribu, Excelcomindo Pratama (XL) 100 ribu, dan beberapa operator lainnya.

Rajaraman juga meyakinkan, dengan tumbuhnya penetrasi mobile broadband akan mampu merangsang pertumbuhan pendapatan bruto alias GDP (gross domestic product) di sebuah negara. "10% penetrasi broadband akan meningkatkan 1% pertumbuhan GDP."

"Secara direct dari industri ICT, investasi jaringan broadband akan memberi kontribusi untuk GDP. Selain itu, terdapat multiplier effects, artinya semakin tinggi investasi broadband akan merangsang tumbuhnya kontribusi dari penyedia konten, perangkat, dan lain-lain untuk GDP," pungkas dia. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Google Beri Akses Internet Gratis di Puluhan Bandara

0 comments
Jakarta - Jelang liburan, raksasa Google siap memberikan hadiah spesial bagi para calon penumpang pesawat.

Sebuah layanan Wi-Fi gratis yang akan mencover 47 bandara adalah hadiah yang siap diberikan perusahaan yang berbasis di California tersebut. Para calon penumpang, maupun mereka yang berada di puluhan bandara ini akan bisa menikmati internet gratis mulai 17 November sampai 15 Januari 2010.

Aksi yang dilakukan oleh Google ini seakan tak mau kalah dengan aksi serupa yang dilancarkan Yahoo yang mensponsori Wi-Fi di Times Square, New York.

Dengan kerjasamanya bersama Boingo Wireless, Advanced Wireless Group dan Airport Marketing, Google siap memanjakan para pengguna internet yang ada di Houston, Boston, Miami, LAs Vegas, San Diego, dan tempat-tempat lainnya.

Selain sebagai hadiah, layanan ini tentu saja tak lepas dari promosi yang dilakukan Google. Sesaat ketika para user sign in, mereka akan ditanyai apakah mereka akan menyeting Google sebagai homepage mereka ataukah mereka berniat untuk memakai browser Google Chrome.

"Ini adalah salah satu hadiah liburan kami, dan saat para pengguna terkoneksi, kami harap mereka mengambil kesempatan untuk mencoba produk terbaru Google." (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Google Sediakan Akses Wi-Fi di Bandara AS

0 comments
SAN FRANCISCO - Para pengunjung bandara di seluruh Amerika Serikat (AS) kini bisa menikmati fasilitas akses Wi-Fi secara gratis. Fasilitas ini merupakan hadiah dari raksasa internet Google bagi para pelancong selama musim liburan tahun ini.

Google bekerja sama dengan beberapa perusahaan penyedia layanan Wi-Fi AS, di antaranya Boingo Wireless, Advanced Wireless Group dan Airport Marketing Income dalam menyediakan akses hot sppot internet hingga 15 Januari mendatang.

"Kami sangat senang bisa memberikan kado liburan berupa akses Wi-Fi kepada jutaan orang yang akan menghabiskan waktu di bandara dalam beberapa bulan ke depan," kata Vice President of Search Products Google Marissa Mayer, seperti dikutip dari AFP (11/11/2009).

"Kami tahu, ini merupakan musim liburan yang sangat sibuk bagi setiap pelancong. Kami harap akses Wi-Fi gratis ini akan membuat perjalanan maupun berkoneksi dengan sanak familli dan teman menjadi lebih mudah," tambahnya.

Ada sekira 47 bandara di berbagai wilayah di AS yang mendapatkan akses Wi-Fi gratis dari Google, di antaranya Las Vegas, San Jose di jantung kota Silicon Valley dan Seattle.

Akses Wi-Fi ini juga dirancang sebagai bentuk kampanye kepedulian sosial. Para pelancong yang melakukan log in ke jaringan wireless gratis akan diundang untuk menyumbang salah satu dari kegiatan amal. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Jumat, 06 November 2009

Internet Tak Membuat Orang Jadi Kuper

0 comments
Jakarta - Sebuah survei mematahkan anggapan bahwa internet dan ponsel membuat orang terisolir dari lingkungannya. Alih-alih membuat kuper alias kurang pergaulan, kedua teknologi ini malah dinilai mendorong orang terlibat dalam diskusi yang lebih luas dengan grup-grup yang lebih luas juga.

Survei ini diselenggarakan oleh Pew Internet & American Life Project. Mereka mengklaim bahwa dari hasil studi yang melibatkan 2.512 remaja di Amerika Serikat, peningkatan pemakaian teknologi tidak membuat orang mengalami isolasi sosial.

Beberapa point yang menguatkan klaim ini adalah dikuaknya fakta bahwa orang-orang yang terikat dengan ponsel dan berbagai aktivitas internet memiliki jaringan diskusi berbobot yang lebih luas dan beraneka ragam, entah itu melalui blog ataupun situs seperti Facebook, daripada mereka yang tidak.

Selain lebih berpotensi untuk terlibat dalam diskusi lintas batas, pengguna ponsel, blogger, maupun mereka yang online dari tempat kerja diketahui lebih aktif dalam mengikuti kegiatan amal melalui keikutsertaan dalam yayasan ataupun organisasi-organisasi.

Lee Rine, yang memimpin project Pew Internet mengatakan bahwa menghabiskan waktu dengan situs jejaring sosial memberikan masyarakat kekuatan baru untuk mengembangkan diri mereka dan mengembangkan ketertarikannya. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

EU agrees on new Internet user rights

0 comments
BRUSSELS – EU lawmakers and governments agreed on new rights for Internet users Thursday, aiming to protect them from arbitrary crackdowns on those who illegally download music and movies on the Internet.

EU Telecoms Commissioner Viviane Reding said a deal was reached after EU governments agreed to EU parliament demands to balance measures against illegal downloaders with a broader set of rights for telecom users.

The reforms were two years in the making. They also include new privacy controls, consumer rights and increased competition for Internet and phone services — key improvements that have been overshadowed by the fight over digital user rights.

Thursday's proposal also includes other reforms to overhaul Europe's telecoms market.

They include setting up a new EU-wide telecoms authority charged with ensuring fair competition, bolstering consumers' rights to switch mobile or landline telephone operators within one working day, and expanding digital networks to provide faster broadband Internet service for users in rural areas.

EU lawmakers had been at odds with governments, notably France, over how to tackle the increase in illegal downloading.

Film and record labels had heavily lobbied the 27-nation bloc, demanding better enforcement of copyright rules to protect profits that are shrinking in the face of online file-sharing, in which people swap music files without paying.

However, in a victory for the EU assembly, governments relented and agreed to include guarantees in the bill protecting users from arbitrary cutoffs of their Internet services.

"This Internet freedom provision is unprecedented ... and (gives) a strong signal that the EU takes fundamental rights very seriously," Reding told reporters. "(It will) substantially enhance consumer rights and consumer choice in Europe's telecoms markets."

The bill still needs the final approval of the European Parliament and EU governments, which is expected later this month.

Under the guarantee, national authorities will only be able to cut off Internet services if they have proof that a user was downloading illegal copies of movies or music files, ensuring that users are presumed innocent.

"Full due process rights will have to apply in any administrative case, except in cases of duly justified urgency, like serious crime, terrorism, child pornography," said Spanish lawmaker Alejo Vidal-Quadras. "This is really a step forward."

European consumers' organization BEUC, warned however that the draft EU bill was too vague on "due process" rights given to users, complaining it does not specifically provide suspected illegal downloaders the right to a judicial hearing.

Christian Engstrom, a lawmaker from Sweden's Pirate Party, said the revised bill was somewhat of a victory for file-sharers, but warned that the EU assembly would have to keep a close eye on member states that want to cut off Internet users for online pirating.

Under pressure from the music and film industries, France had pushed hard for tough measures against illegal downloaders. French President Nicolas Sarkozy had advocated a "three strikes and you're out" rule, under which Internet use would be tracked and users caught downloading would be warned twice before their Internet access would be cut off for a year. Britain is also considering such a move, lawmakers said.

However, the French parliament passed a law in September watering down that plan and efforts to cut off Internet access will be left to a judge. (Choi)

Sumber : yahoo.com
Read full story

Jumat, 30 Oktober 2009

40 Tahun Internet Diwarnai Harapan dan Keprihatinan

0 comments
Los Angeles - Usia teknologi internet yang mengubah dunia secara begitu dramatis dinyatakan genap 40 tahun pada tanggal 29 Oktober kemarin. Perayaan ultah internet berlangsung meriah di Amerika Serikat, di mana kelompok industri, periset dan para analis berkumpul di UCLA (University of California, Los Angeles).

Perayaan seharian penuh itu dipimpin oleh Leonard Kleinrock. Dia adalah profesor di UCLA yang pada tanggal 29 Oktober 1969, memimpin sebuah tim yang mengirim pesan antar komputer untuk pertama kalinya melalui ARPANET, yang adalah cikal bakal internet.

Momen tersebut diakui sebagai saat di mana internet dilahirkan. Dalam rilisnya, UCLA menyatakan internet saat ini telah mentransformasi komunikasi, pendidikan, budaya, bisnis dan hiburan di seluruh dunia dan membuat perubahan secara dramatis.

Kleinrock sendiri menyatakan, dulu ia tak pernah membayangkan munculnya Facebook, Twitter dan YouTube yang menggebrak dunia internet saat ini. "Internet telah memasuki seluruh aspek dalam kehidupan," tukasnya di hadapan ratusan orang yang menghadiri perayaan itu.

Meski demikian, ia juga prihatin dengan sisi gelap internet seperti merebaknya spam dan program jahat. Ia pun mengharapkan di masa depan, hal negatif itu dapat diminimalisir.

Selain even di UCLA, perayaan kelahiran internet juga akan diselenggarakan di Computer History Museum di Mountain View, California. "ARPANET adalah langkah krusial di dunia online yang saat ini telah menghubungkan hampir sepertiga populasi dunia," demikian keterangan dari pihak museum.

Meski sudah berusia 40 tahun, inovasi di bidang internet diyakini masih berada dalam tahap awal. CEO Google, Eric Schmidt misalnya, meyakini akan ada perubahan radikal internet.

Schmidt antar lain memprediksi dalam 5 tahun ke depan, internet akan didominasi oleh konten media sosial yang dihantarkan dengan bandwidth super cepat secara real time. Selamat ulang tahun, internet! (Choi)

Sumber : detikient.com
Read full story

Senin, 26 Oktober 2009

Internet set for change with non-English addresses

0 comments
SEOUL, South Korea - The Internet is set to undergo one of the biggest changes in its four-decade history with the expected approval this week of international domain names — or addresses — that can be written in languages other than English, an official said Monday.

The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, or ICANN — the non-profit group that oversees domain names — is holding a meeting this week in Seoul. Domain names are the monikers behind every Web site, e-mail address and Twitter post, such as ".com" and other suffixes.

One of the key issues to be taken up by ICANN's board at this week's gathering is whether to allow for the first time entire Internet addresses to be in scripts that are not based on Latin letters. That could potentially open up the Web to more people around the world as addresses could be in characters as diverse as Arabic, Korean, Japanese, Greek, Hindi and Cyrillic — in which Russian is written.

"This is the biggest change technically to the Internet since it was invented 40 years ago," Peter Dengate Thrush, chairman of the ICANN board, told reporters, calling it a "fantastically complicated technical feature." He said he expects the board to grant approval on Friday, the conference's final day.

The Internet's roots are traced to experiments at a U.S. university in 1969 but it wasn't until the early 1990s that its use began expanding beyond academia and research institutions to the public.

Rod Beckstrom, ICANN's new president and CEO, said that if the change is approved, ICANN would begin accepting applications for non-English domain names and that the first entries into the system would likely come sometime in mid 2010.

Enabling the change, Thrush said, is the creation of a translation system that allows multiple scripts to be converted to the right address.

"We're confident that it works because we've been testing it now for a couple of years," he said. "And so we're really ready to start rolling it out."

Of the 1.6 billion Internet users worldwide, Beckstrom — a former chief of U.S. cybersecurity — said that more than half use languages that have scripts based on alphabets other than Latin.

"So this change is very much necessary for not only half the world's Internet users today, but more than half of probably the future users as the use of the Internet continues to spread," he said.

Beckstrom, in earlier remarks to conference participants, recalled that many people had said just three to five years ago that using non-Latin scripts for domain names would be impossible to achieve.

"But you the community and the policy groups and staff and board have worked through them, which is absolutely incredible," he said. (Choi)

Sumber : Yahoo.com
Read full story

Rabu, 19 Agustus 2009

2010, Internet Jangkau Seluruh Desa Indonesia

0 comments
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menargetkan koneksi internet dan sambungan telepon sudah menjangkau seluruh desa di Indonesia pada tahun 2010.

"Khusus untuk telekomunikasi seluruh desa dan kecamatan diharapkan pada tahun 2010 telah terhubung dengan infrastruktur informatika."

Target di atas berlandaskan pada sejumlah prasyarat yang harus dipenuhi guna menjamin keberhasilan paradigma pembangunan untuk semua. Di antaranya perbaikan dan pembangunan infrastruktur mendasar. Seperti jalan raya, irigasi, pelabuhan laut, pelabuhan udara, penyediaan air bersih, telekomunikasi, serta infrastruktur energi dan kelistrikan.

Upaya pemerintah untuk mewujudkan program internet masuk desa, pemerintah telah mengupayakannya lewat berbagai program di antaranya Universal Service Obligation (USO) baik untuk telepon maupun internet dan Palapa Ring.

Telkomsel sebagai pemenang tender USO telepon akan menyediakan akses telekomunikasi di 24.056 desa terpencil. Tapi, upaya untuk melaksanakan program penyediaan akses telekomunikasi termasuk jaringan internet di dalamnya, justru mendapat banyak tantangan dari pemerintah-pemerintah daerah.

"Banyak pemda yang menolak dengan alasan perizinan. Saya tidak bisa sebut pemda mana, yang jelas pemda di luar Jawa," ujar Dirut Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno beberapa waktu lalu.

Komitmen untuk menyediakan internet juga pernah dilontarkan Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar yang berjanji untuk menenderkan USO untuk internet setelah USO untuk akses telepon selesai. Akhir tahun nanti rencananya pemerintah juga akan menenderkan USO untuk internet agar 4500 ibu kota kecamatan di seluruh Indonesia mendapatkan akses internet. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Jumat, 07 Agustus 2009

Pengguna Internet Malaysia Terancam Terkekang

0 comments
Kuala Lumpur - Malaysia siap mengambil langkah tegas dalam mengatur akses internet warganya. Bahkan diberitakan, pembuat kebijkan di Negeri Jiran tengah mempertimbangkan mengikuti jejak China dalam membuat kebijakan tangan besi untuk mengatur pengguna internet.

Pemerintah China sendiri sebelumnya berencana menjalankan program Green Dam untuk memagari warganya ketika surfing di dunia maya. Cara tersebut adalah dengan menyuntikkan sebuah aplikasi untuk memfilter konten-konten terlarang pada komputer yang akan dijual ke pasaran.

Di Malaysia sendiri, pihak oposisi sudah menyuarakan ketidaksetujuannya. Mereka bahkan menganggapnya sebagai 'horror of horros' lantaran akan mengekang kebebasan berinternet di negara itu.

Padahal media massa mainstream di Malaysia dikatakan sudah sedemikian terkurungnya lantaran selalu dikontrol pemerintah.

Pejabat senior National Security Council (NSC) Malaysia berkilah, wacana pemerintah koalisi untuk memperketat pengawasan terhadap internet adalah untuk menertibkan berbagai gerakan yang tidak layak yang diposting.

"Seperti material pornografi dan blogger yang melemparkan sentimen rasis. Kami ingin menghilangkan isu rasis, dan kami juga tidak bisa memberikan demokrasi yang sangat bebas seperti Amerika Serikat," ujar pejabat yang tak mau disebut namanya itu.

Hanya saja, juru bicara NSC memastikan bahwa kebijakan yang akan diambil Malaysia nantinya tidak akan sama dengan proyek Green Dam ala China.

"Kebijakan ini nantinya tidak seperti Green Dam China ataupun untuk menjawab protes anti pemerintah yang berdemonstrasi di jalan pada minggu lalu," imbuhnya. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Minggu, 26 Juli 2009

Sri Lanka Mulai Ikutan Blokir Situs Porno

0 comments
Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.
Read full story

Jumat, 24 Juli 2009

PayPal Bakal Lebih Besar dari eBay

0 comments
CALIFORNIA - Sejatinya antara PayPal dan situs lelang eBay mempunyai keterkaitan yang saling menguntungkan, sehinggan tumbuh berkembangnya akan selalu beriringan. Namun, PayPal mempunyai keyakinan lain.

"Saya yakin, situs PayPal akan menjadi rakasasa bisnis di Internet. Bahkan, besarnya akan mengalahkan eBay."

Lebih lanjut, Donahoe menambahkan, PayPal memang tidak akan sukses dalam waktu dekat. Akan tetapi, paling tidak akan mulai terwujud sekitar enam tahun dari sekarang. Dia mengatakan, salah satu jurus kesuksesannya dengan mulai membuka platform kepada pihak ketiga.

Nantinya, setelah platform PayPal telah dibuka, maka banyak keuntungan yang akan dirasakan masyarakat dalam memanfaatkan pembayaran melalui internet. Bukan tidak mungkin, dengan sistem terbuka itu pengguna PayPal dapat membayar tagihan restoran hanya dengan lewat ponsel saja.

"Banyak orang yang selalu menantikan solusi baru, saat nanti platform PayPal mulai dibuka. Kami akan berusaha untuk membuat perubahan yang diinginkan oleh mereka," tegasnya.

Dikatakan pria yang sudah 15 bulan menjabat sebagai CEO eBay itu, baik eBay dan PayPal akan terus berbenah diri dan saling mendukung satu sama lain. Pasalnya, Donahoe tidak ingin eBay hanya sekadar menjadi situs lelang semata saja.

eBay sendiri pada tahun 2002 telah mengakuisisi PayPal dengan biaya investasi hingga USD1,5 miliar. Paypal sebelumnya telah digunakan sebagai alat pembayaran favorit oleh lebih dari 55 persen pengguna eBay dan mengalahkan alat pembayaran eBay itu sendiri. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Manfaatkan 'Tikus' untuk Mencari Jalan Pintas di Firefox

0 comments
Jakarta - Biasanya sebuah aplikasi selalu menyediakan sebuah shortcut yang dapat difungsikan dengan menekan beberapa kombinasi tombol. Nah, 'jalan pintas' apa saja yang dapat digunakan dalam Firefox versi 3.xx.

Mungkin sebagian pengguna sudah familiar dengan beberapa shortcut yang ada dalam browser Firefox, seperti Ctrl + Tab untuk membuka tab baru, Ctrl + Shitf + Tab untuk membuka kembali Tab yang telah tertutup, ataupun Ctrl + W untuk menutup Tab yang sedang aktif.

Namun hal tersebut masih sebagian kecil shortcut yang digunakan, karena sesungguhnya pengguna masih dapat memanfaatkan mouse sebagai sarana mempelancar aktifitas browsing. Seperti fungsi yang telah detikINET coba, apa sajakah itu?

* Shift + Scroll Up : Menuju ke halaman selanjutnya.
* Shift + Scroll down : Kembali ke halaman sebelumnya.
* Ctrl + Scroll Up : Berfungsi untuk memperbesar halaman web.
* Ctrl + Scroll down : Berfungsi untuk memperkecil halaman web.
* Middle-click on Tab : Menutup Tab yang sedang aktif.
* Double-Click on Tab Bar : Membuat Tab baru dalam browser.


Mozilla memang coba menawarkan kemudahan berinternet kepada penggunanya dengan memberikan sistem navigasi yang cepat melalui keyboard ataupun mouse. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Internet di Pesawat Kian Dilirik Maskapai Penerbangan

0 comments
Jakarta - Setelah sejumlah maskapai penerbangan telah menyediakan layanan telepon ketika tengah mengudara, kini layanan tambahan yang bakal dibuat selanjutnya adalah fasilitas internet di angkasa.

Maskapai penerbangan Amerika Serikat US Airways menjadi salah satu yang telah menyatakan kesiapannya. Mereka menggandeng Aircell sebagai penyedia layanan.

Jika pengerjaan sesuai jadwal, US Airways diharapkan sudah dapat membawa layanan internet di atas udara ini pada awal 2010.

Penumpang dikatakan dapat melakukan aktifitas browsing, instant messaging, berkirim email hingga tetap eksis di situs jejaring sosial hanya dengan mengandalkan laptop atau perangkat lain yang memiliki kemampuan Wi-fi.

US Airways sendiri mematok tarif yang beragam bagi para penumpang yang ingin menikmati layanan tambahan ini. Mulai dari US$ 5,95 hingga US$ 12,95, tergantung dari jarak penerbangan dan tipe perangkat yang mereka gunakan.

Untuk awalnya, tak semua pesawat US Airways dibenamkan layanan ini. Sebagai yang pertama baru pesawat Airbus A321 yang melayani sejumlah penerbangan domestik yang baru dipasang.

Sebelumnya, beberapa maskapai yang telah menyatakan bakal menggulirkan layanan serupa adalah Delta dan American. Keduanya juga menggunakan layanan Aircell dan sudah masuk dalam tahap pengujian. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Rabu, 22 Juli 2009

Waspadai Risiko Koneksi Wi-Fi

0 comments
JAKARTA - Metode paling efektif untuk mencegah penyadapan data melalui Wi-Fi adalah menggunakan VPN. Namun, VPN terlalu rumit karena pada saat ini tidak ada solusi VPN plug-and-play.

Bagi masyarakat modern, teknologi Wi-Fi (Wireless-Fidelity) adalah bagian kehidupan sehari-hari. Di kota-kota besar di Indonesia, Wi- Fi tidak hanya merambah perkantoran, juga pusat-pusat perbelanjaan, restoran, kedai kopi, hotel, kampus, dan bahkan perumahan-perumahan. Fungsi utama Wi-Fi adalah akses internet nirkabel.

Di tempat-tempat umum, Wi-Fi ada yang disuguhkan gratis dan ada pula yang berbayar. Di tempat-tempat umum pula, misalnya di pusat perbelanjaan, biasanya tersedia banyak sekali pilihan titik akses. Titik-titik akses itu tampak ketika pengguna notebook harus memilih SSID (Service Set Identifier) alias nama jaringan nirkabel yang hendak digunakan. Saat sebuah notebook sudah terhubung dengan SSID tertentu, maka notebook itu pun sudah masuk ke jaringan Wi-Fi.

Malware Analyst Kaspersky Lab Christian Funk memperingatkan, pengguna notebook harus waspada ketika mengakses Wi-Fi di tempat umum. Sebab, Funk menegaskan, akses internet melalui jaringan Wi-Fi sangat rawan serangan berupa pembajakan data. Untuk menjebak korban, penjahat umumnya membuat titik akses nirkabel (hotspot) gratis atau menyalin halaman login para penyedia layanan Wi-Fi tepercaya. Selanjutnya, penjahat tinggal menunggu korban terpancing masuk ke jaringan-jaringan berbahaya tersebut.

"Untuk melakukan serangan ini, pelaku tidak perlu memiliki pengetahuan teknis komputasi tingkat tinggi. Pelaku hanya perlu membuat titik akses palsu guna menjebak korban. Setelah korban terperangkap, maka pelaku bisa menyadap data yang diketikkan korban di halaman-halaman web yang dibuka melalui Wi-Fi," tutur Funk.

Funk menjelaskan, target utama serangan ini adalah mencuri informasi kartu kredit korban saat korban melakukan transaksi online menggunakan Wi-Fi. Namun, penjahat juga bisa mencuri informasi lain seperti akun e-mail sekaligus password-nya, serta akun-akun yang digunakan korban untuk mengakses situs-situs internet, misalnya situs-situs jejaring sosial.

Funk memperingatkan, pencurian data tersebut memiliki konsekuensi serius. Sebagai contoh, apabila penjahat mampu mencuri informasi kartu kredit korban, maka penjahat bisa memanfaatkan kartu kredit korban untuk berbelanja. Tagihan belanja itu pun jatuh ke korban. Padahal korban tidak pernah melakukan belanja tersebut.

Contoh yang lain, apabila penjahat mampu mencuri akun dan password dari e-mail korban, maka penjahat bisa memanfaatkan e-mail korban untuk menebar spam (e-mail tidak diinginkan). Kejahatan-kejahatan pun bisa dilakukan apabila penjahat mampu mencuri akun lain, seperti akun situs jejaring sosial.

Funk menegaskan, metode paling efektif untuk mencegah pembajakan data melalui jaringan Wi-Fi adalah menggunakan VPN (Virtual Private Network). Dengan VPN, data dari notebook pengguna dikirimkan ke server melalui sebuah terowongan virtual, demikian pula sebaliknya. Alhasil, data tersebut tidak dapat disadap. Namun begitu, Funk mengakui, teknologi VPN terlalu rumit bagi sebagian besar pengguna notebook.

"Enkripsi lalu lintas data nirkabel terlalu rumit bagi pengguna. Pada saat ini pun belum ada solusi VPN yang bersifat plug-and-play (bisa digunakan tanpa perlu setting)," tandas Funk.

Tanpa VPN, pengguna Wi-Fi hendaknya jangan melakukan transaksi finansial atau mengakses internet banking. Juga, pengguna harus rajin-rajin mengganti password dari akun-akun yang dimiliki. Jika harus melakukan transaksi internet banking secara mobile, Funk menyarankan, pengguna notebook sebaiknya menggunakan jaringan internet 3G.

"Internet 3G menjadi alternatif menarik dari Wi-Fi karena lalu lintas data 3G lebih sulit dibajak. Juga, jaringan internet 3G memiliki cakupan lebih luas daripada Wi-Fi. Kecepatan internet 3G juga lebih dari cukup untuk sebagian besar tujuan komputasi bergerak," papar Funk.(Choi)

Sumber : Okezone.com.com
Read full story
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Linkedin Yahoo! Bookmarks Google Buzz Google Reddit Mixx Technorati RSS Favorites
 

Blog Archive

News Technology Computer © 2008 Business Ads Ready is Designed by Choi Rozs Supported by Blogger