.
4shared.com - Free file sharing and storage

Tampilkan postingan dengan label Windows 7.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows 7.. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Januari 2010

Berkat Windows 7, Keuntungan Microsoft Naik 60%

0 comments

SAN FRANCISCO - Dalam beberapa kuartal terakhir Microsoft dirudung masalah keuangan, dalam catatan pembukuan kas mereka tidak mengalami keuntungan. Tapi kini, raksasa software tersebut telah kembali ke 'jalan' yang semestinya.

Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates itu kini kembali menikmati keuntungan, bahkan pendapatan mereka di kuartal terakhir 2009 mengalami peningkatan sebesar 60 persen. Dapat ditebak, Windows 7 menjadi dewa penyelamat dari keterpurukan.

selama tiga bulan terakhir di 2009 Microsoft berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar USD6,66 miliar, naik dari kuartal sebelumnya yang hanya berkisar pada USD4,18 miliar. Sehingga total Microsoft mengumpulkan keuntungan USD19,77 miliar.

"Kami tidak menyangka sambutan Windows 7 sedemikain besar," terang Chief Operating Officet Kevin Turner.

"Ini merupakan rekor per kuartal dari unit Windows," tandasnya.
Read full story

Sabtu, 09 Januari 2010

Windows 7 Start Lebih Mulus Ketimbang Vista

0 comments
Jakarta - Microsoft sejauh ini cukup puas dengan prestasi yang ditorehkan Windows 7 di Indonesia. Bahkan jika dibandingkan dengan sang pendahulu -- Vista -- start awal yang ditolakkan Windows 7 jauh lebih mulus.

Start awal yang dimaksud dilihat dari hasil penjualan yang diperoleh dari kedua produk tersebut sesaat setelah hari peluncurannya.

Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia mengatakan, jika dilihat dari tiga bulan pertama sejak kelahiran kedua sistem operasi tersebut, Windows 7 mencatat pertumbuhan penjualan 10% lebih tinggi dari Vista.

Nah, jika dirunut lebih lanjut, pembeli Windows 7 yang consumer lisencing mengalahkan corporate lisencing. "Consumer lisencing growth-nya bisa di atas 20%, sedangkan corporate lisencing sekitar 12-13%."

Consumer lisencing sendiri terbagi dari jajaran komputer baru yang dijual oleh para vendor dan pembeli yang memilih untuk meng-upgrade sendiri OS yang mereka pakai.

Memang, harus diakui bahwa penilaian minor yang didapat Windows 7 terbilang tak terlalu menggema ketimbang yang didapat oleh sang kakak, Vista saat pertama kali hadir. Saat itu, Vista begitu 'dimusuhi' lantaran terasa berat ketika dijalankan, sehingga PC kelas pas-pasan tak mampu mencicipinya.

Lain halnya dengan Windows 7, yang lumayan mulus ketika dijajal di perangkat netbook yang spesifikasinya tak setangguh notebook.

Microsoft sendiri berharap penjualan Windows 7 dapat tumbuh di atas 20% atau lebih tinggi dari rata-rata growth penjualan komputer di Tanah Air.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Pasokan Windows 7 di Indonesia Sempat Macet

0 comments
Jakarta - Selepas hari peluncurannya, Windows 7 rupanya langsung mendapat sambutan cukup meriah dari pengguna komputer Indonesia. Bahkan, pasokan sistem operasi anyar Microsoft ini sempat macet lantaran stok pas-pasan.

Dikatakan Lukman Susetio, Windows Client Product Manager Microsoft Indonesia, kekurangan stok Windows 7 ini terjadi lantaran pihak Microsoft salah berhitung dalam merencanakan persediaan (safety stock).

"Memang kesalahan kita dalam forecast (memperkirakan-red.), kita juga tak menyangka kalau permintaannya bakal seheboh gitu setelah peluncurannya di November."

Ditambah lagi, Windows 7 juga mengalami hambatan ketika di Bea Cukai. Ujung-ujungnya, pengiriman barang yang sudah dijadwalkan pun ikut tersendat. "Ya memang sempat terhadang (di Bea Cukai), tapi itu bukan kita saja. Produk elektronik yang lain juga," tukas Lukman.

Beruntung, rantai pasokan Windows 7 di Tanah Air kini dilaporkan sudah normal. Microsoft sudah memperkuat para resellernya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dari pengguna.

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Theme-Wallpaper 2010 Berdesain Menarik

0 comments
Jakarta - Menyambut awal tahun, Microsoft bekerja sama dengan majalah desain Smashing magazine membagikan theme gratis bagi pengguna Windows 7. Isinya kumpulan desain yang menarik. Berminat?

Pengguna yang berminat dapat segera mengunduhnya pada Windows Personal Gallery seperti themes-themes yang lain. Themes tersebut dibuat oleh Tim Heuer, selaku Program Manajer Silverlight yang kini juga menggunakan theme serta wallpaper tersebut.

"Smashing Magazine, serta penerbit online kini telah berfokus pada desain, serta pengembangan web di samping komunitas-komunitas desain yang ada di dalamnya. Mereka telah merilis 35 wallpaper desktop yang cukup rapi di Januari 2010 ini," ujar Brandon LeBlanc selaku Windows Communications manager pada Tim Windows Client Communications. "Wallpaper-wallpaper ini dibuat oleh desainer-desainer dari berbagai belahan dunia," tambahnya seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Rabu (6/1/2010).

Lebih lanjut lagi dijelaskan bahwa theme serta wallpaper ini khusus ditujukan bagi Windows 7. "Ini adalah theme berjenis widescreen, dan ke-35 nya berbentuk widescreen dengan kalender yang ada di dalamnya. Saya pikir akan cukup aneh bila pengguna memutar theme ataupun wallpaper ini. Ini semua sudah masuk dalam default Windows," jelas Heuer.

Bagi pengguna Windows 7 yang berminat dapat mengunduh themes ini pada link berikut. http://storage.timheuer.com/win7themes/SmashingMagazineJan2010.themepack

(Choi)

Sumber : Detikinet.Com
Read full story

Sabtu, 19 Desember 2009

Kompetitor Windows 7: XP

0 comments
SAN FRANCISCO - Lupakan Linux dan Apple. Tantangan terberat Windows 7 bukanlah kedua perusahaan itu, namun kompetitor yang mereka hadapi justru Windows XP, yang justru mendominasi paling banyak pasar sistem operasi.

Menurut perusahaan analisis teknologi Gartner, popularitas Windows XP begitu kuat mencengkram di desktop bisnis dan laptop, malahan bisa dikatakan hampir semua pengguna personal computer (PC) itu telah menggunakan XP. Maka tak mengherankan, kalau lawan sejati si Tujuh sesungguhnya adalah XP, bahkan Vista pun harus menyerah melawan XP.

"Adopsi mainstream Windows 7 di segmen enterprise tidak akan bisa dimulai sampai dengan tahun 2011. Windows XP masih terlalu kuat pada tahun 2010 dan 2011."

"Adopsi Windows 7 bisa memimpin mulai dari kalangan pebisnis, lalu kemudian berlanjut ke pengguna profesional,"tambahnya.

Ditambahkan juga oleh Gartner, lompatan Windows 7 akan terjadi saat pertengahan 2014, dimana saat itu semua pengguna XP akan berbondong-bondong meningalkan sistem operasi mereka yang lama. Ini belum termasuk pemakai Vista yang sebelumnya sudah telanjut kecewa dengan kinerja Vista.

(Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Senin, 30 November 2009

Windows 7 Diterjemahkan ke Bahasa Afrika

0 comments
NAIROBI - Bahasa yang terdapat di sistem operasi terbaru besutan Microsoft, Windows 7, akan diterjemahkan ke 10 bahasa Afrika. Upaya tersebut untuk menningkatkan penggunaan Windows 7 sekaligus melawan pembajakan.

Sepuluh bahasa yang rencananya akan direalisasikan pada 2011 tersebut adalah bahasa Sesotho sa Leboa, Setswana, isiXhosa, isiZulu, Afrikaans, Hausa, Igbo, Yoruba, kiSwahili dan Amharic.

"Ini terkait dengan akses teknologi di benua Afrika agar lebih familiar dengan konteks dan bahasa sehingga mampu memecahkan hambatan yang selama ini terjadi."

Selama ini, bahasa yang sering digunakan dalam dunia teknologi Afrika adalah Inggris dan Perancis. Terkadang masyarakat Afrika sulit untuk mengerti bahasa-bahasa tersebut.

"Kehadiran terjemahan windows 7 ke bahasa lokal menjamin pengguna di Afrika untuk lebih baik dalam mengekspresikan idenya bahkan untuk di blog, situs berita, dan email," ujar Francis Hook, Manager IDC East Africa.

Penerjemahan bahasa ke dalam bahasa lokal, menurut Hook, juga dapat membantu masyarakat Afrika menuju era globalisasi. Dengan adanya bahasa lokal, masyarakat Afrika dapat mengikuti isu-isu di luar dan mengekspresikan pendapatnya lewat bahasa lokal.

Negara seperti Tanzania nantinya dapat menggunakan bahasa Kiswahili di MS Office, sedangkan Etopia akan menggunakan bahasa Amharic. "Bahasa memiliki kekuatan untuk memberikan gambaran kepada setiap orang untuk suatu produk dan internet, orang menginginkan produk tersebut mewakili komunitasnya," kata ahli linguistik University of Nairobi, Hezron Mogambi.

Choi

Sumber : Okezone.com
Read full story

Acer dan Dell 'Tersihir' Windows 7

0 comments
Jakarta - Windows 7 mulai menampakkan sihirnya untuk menggenjot industri komputer dunia. Acer dan Dell misalnya, tak sungkan untuk mengumbar pujian bagi sistem operasi besutan Microsoft itu.

Pujian tersebut dilontarkan langsung oleh CEO Acer, Gianfranco Lanci. Ia mengatakan bahwa kedatangan Windows 7 beberapa waktu lalu sontak menggairahkan bisnis komputer.

Lanci pun berani menatap lebih optimistis target yang perusahaannya usung yakni pertumbuhan penjualan hingga 15% untuk 2010. Sementara untuk rentang Oktober hingga Desember 2009, Acer berharap bisa meraih growth 25% dibandingkan tahun lalu.

"Ketika kita melihat fitur yang dimiliki Windows 7, maka kita akan segera tahu
bahwa produk ini akan memancing permintaan."

"Alhasil, kita tidak ada rencana untuk melakukan revisi pada target yang sudah dicanangkan," lanjut Lanci.

Kepuasan serupa juga disuarakan vendor PC asal Amerika Serikat, Dell Inc. Menurut perusahaan ini, mereka harus berterima kasih kepada Windows 7 lantaran memicu geliat penjualan di industri PC yang terjadi belakangan ini.

Choi

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Sebulan Melenggang, Windows 7 Kangkangi Mac OS X

0 comments
Jakarta - Bisa jadi ini merupakan mimpi buruk bagi Apple dan penggemarnya. Pasalnya, hanya dalam tempo sebulan memulai debut, penjualan Windows 7 telah mampu mengungguli sistem operasi Apple, Mac OS X.

Seperti kita ketahui, Windows 7 belum lama melenggang di pasaran. Kendati baru seumur jagung, sepak terjang OS besutan Microsoft ini cukup memukau. Dari minggu ke minggu pangsa pasarnya terus mengalami peningkatan.

Hal ini terbaca dari data yang dikeluarkan vendor internet metrics, Net Applications. Perlahan tapi pasti Windows 7 mengejar pasar Mac OS X. Minggu pertama setelah peluncurannya, Windows 7 menguasai 2,7% pasar sistem operasi dunia, kemudian mulai merangkak naik di minggu kedua menjadi 3,3 persen, dan terus merayap menjadi 3,7 persen di minggu ke-3.

Geliat Windows 7 kian terasa di minggu ke-4, dengan meraih sekitar 4 persen pangsa pasar, dan selama dua hari dalam minggu terakhir bulan November ini, rata-rata pangsa pasar Windows 7 adalah 5,07 persen alias lebih tinggi daripada pasar Mac OS X Apple periode 15-21 November, yakni sebesar 5 persen.

"Rasanya tidak salah mengatakan bahwa puncak daily share Windows 7 mengungguli weekly share Mac," ujar Vince Vizzaccaro, Executive Vice President di Net Applications. Namun, Vizzaccaro juga menyebutkan bahwa mereka belum mengumpulkan rata-rata daily share Mac OS X sebagai data pembanding yang lebih nyata dengan Windows 7.

Pangsa pasar Windows untuk periode 15-21 November adalah 92,64 persen, lebih tinggi dari pangsa pasarnya selama bulan Oktober yakni 92,52 persen.

Choi

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Kamis, 26 November 2009

Windows 7 Datang, Industri Kecil Menggeliat

0 comments
Jakarta - Berkat teknologi yang dimilikinya, kemunculan Windows 7 baru-baru ini diklaim makin menyuburkan industri Teknologi Informasi (TI). Khusunya bagi para pelaku industri kecil.

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Adrian Anwar selaku Server Business Group Lead, Microsoft Indonesia, kepada sejumlah pers di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa, (24/11/2009).

Bagiya, teknologi yang ada dalam Windows 7 mampu memangkas biasa operasional untuk suatu perusahaan. Sebut saja fitur Direct Access yang diklaim mampu memberikan karyawan dengan mobilitas yang tinggi, fitur tersebut memungkinkan penggunanya untuk terus terkoneksi dengan perusahaan tanpa dibutuhkannya lagi Virtual Private Network (VPN).

Dengan begitu biaya untuk menggunakan layanan VPN dapat dikurangi, sehingga dapat mengurangi total biaya operasional setiap tahunnya.

Di kesempatan yang sama Microsoft juga memperkenalkan Windows Sever 2008 R2, yang merupakan jajaran sistem operasi untuk server yang cocok disandingkan dengan client yang menggunakan sistem operasi Windows 7.

"Windows Server 2008 R2 bersama dengan Windows 7, mampu menurunkan biaya operasional dan secara bersamaan meningkatkan keuntungan kompetitif setiap badan usaha" jelas Adrian.

Hal senada pun dilontarkan oleh salah satu perusahaan yang telah menggunakan kombinasi sistim tersebut, PT Medco E&P Indonesia. Penggunaan Windows 7 dan Windows Server 2008 R2, diklaim mampu memangkas biaya operasional mereka sebanyak 20-30%.

(Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Senin, 23 November 2009

Will Chrome OS Lead to More Powerful Win7 Netbooks.

0 comments
Netbooks running Windows 7 could perform better, but Microsoft won't let them. With Chrome OS coming, Redmond may lose its ability to cripple low-cost portables. Chrome OS may lead to higher-performance netbooks, but many of them will not be running Google's next-generation operating system.

Why? Because Chrome OS could force Microsoft to stop crippling netbooks to avoid competition with more expensive notebooks.

Blame Microsoft for all those 10.1-inch screens, underpowered Atom processors, skimpy 1GB of memory, 160GB hard drives, and the not-very-good user experience on netbooks running Windows XP.

On newer netbooks, blame Redmond for Windows 7 Starter Edition. It will neither play a DVD nor join a domain. Starter Edition users also cannot customize their desktops, which lack the Aero look-and-feel. And the crippling 1GB memory limit remains.

Starter Edition has already been criticized as "too wimpy" for netbooks and a survey finds potential users do not want it on their new machines. Barely introduced, Starter Edition has already started to smell like Windows ME, which itself bears a stinch much like Windows Vista. See a pattern of much-hated operating systems here?

Microsoft has used its power to force netbook manufacturers to cripple their netbooks. This worked when Microsoft was the only game in town, but with Chrome OS due to arrive in about a year, Microsoft needs a new game plan.

Microsoft very much wants to keep netbooks from being used in corporate accounts. If it can force you and I to opt for a more expensive notebook or at least an $80 upgrade to Windows 7 Home Premium, that is a win for Redmond, too.

However, by next Thanksgiving, I will be able to choose a blazing fast--to hear Google describe it--netbook running Chrome OS. It will not be able to do everything Win7 does, but it will compare favorably with Starter Edition, and would seem to be friendlier for online media.

The reason this matters to both Microsoft and users is simple: Money.

Selling a netbook for $300 does not allow manufacturers to pay Microsoft as much for the operating system the sale of a $1,000 notebook does. Thus, Microsoft has an interest in limiting netbook performance so customers will instead buy more expensive notebooks.

Users, of course, want inexpensive, powerful computers. Netbooks are popular for just that reason, but could be more popular if they weren't intentionally held back, performance-wise.

By continuing to limit netbook performance, Microsoft will force Windows 7 netbooks, essentially, to take on Google Chrome OS from a self-imposed position of weakness.

Microsoft's should allow manufacturers to create the very best Windows 7 netbooks they can, ahead of Chrome OS' arrival.

If Redmond improves netbook performance, potential Chrome customers may realize that a fully functional operating system ultimately beats one that may be fast, but is also brain dead (as in unable to run the apps users want or need).

Microsoft's limit on netbook performance is bad news for customers. If the company fails to change, Microsoft deserves whatever punishment Chrome OS can deliver. I'm betting change is in the wind.

(Choi)

Cumber : PCworld.com
Read full story

Kamis, 19 November 2009

Pengguna Vista Ramai-Ramai Pindah ke Windows 7

0 comments
NEW YORK - Pengguna Windows Vista berbondong-bondong bermigrasi ke Windows 7. Akan tetapi sejumlah besar pengguna XP tetap bertahan dan enggan melakukan perpindahan ke sistem operasi terbaru itu.

Survei yang dilakukan InforWorld dalam beberapa pekan menemukan bahwa Windows 7 kini memiliki sekitar 4 persen pangsa pasar dari 20 ribu responden disurvei, yang kebanyakan berasal dari pengguna Vista, sehingga membuat XP tetap memiliki pengguna yang paling loyal. Bahkan sejak Vista dirilis tiga tahun lalu, pengguan XP tetap stabil di angka 30 persen.

Sementara itu, dikutip dari PC World, Senin (16/11/2009), survei lain yang dilakukan NPD Group menegaskan bahwa popularitas Windows 7 terus menanjak, ketimbang pendahulunya, Vista. Survei itu menemukan bahwa Windows 7 telah diupgrade hingga 234 persen dibandingkan Windows Vista.

Salah satu sistem operasi ini berhasil mencuri perhatian karena Windows 7 memiliki siklus beta yang lama, dan telah menerima masukan yang baik dari berbagai kalangan. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Microsoft Manfaatkan Tema Windows untuk Beriklan

0 comments
SAN FRANSISCO - Segala cara dilakukan Microsoft dalam mengiklankan beragam produknya agar dikenal khalayak. Yang terbaru, raksasa peranti lunak ini akan mencoba beriklan melalui tema Windows 7 yang dihadirkan di desktop pengguna komputer.

Tema Windows ini tak hanya bisa digunakan untuk mengiklankan produk Microsoft saja. Microsoft juga mengajak perusahaan lain untuk memanfaatkan fitur ini sebagai sarana beriklan produk mereka.

Beberapa pengiklan dengan merk-merk ternama dikabarkan mulai melirik layanan ini sebagai sarana baru untuk memasarkan produknya. Mereka yang berminat di antaranya Ducati, Infiniti, Porsche, dan Twentieth Century Fox. Demikian keterangan yang dikutip dari Internet News, Senin (16/11/2009).

Mereka akan mengiklankan produk dengan memanfaatkan dua kemampuan spesifikasi grafis Microsoft pada Windows 7 dan browser Internet Explorer.

"Fitur ini memungkinkan para pengiklan memanfaatkan desktop atau pengalaman browsing internet untuk mengiklankan merek dan produk mereka secara eksklusif, dengan Windows Theme Experience dan Windows Personalization Gallery," kata juru bicara Microsoft.

Sementara bagi konsumen, tema Windows ini memungkinkan konsumen agar mengenal produk-produk unik yang ditawarkan dan dapat dengan mudah mengakses produk favorit mereka. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Windows 7 Nyontek Mac OS?

0 comments
Jakarta - Kisah sukses yang diraih Windows 7 sejauh ini rupanya tak terlalu mulus. Kabar miring mulai menghantam. Salah satunya dikatakan, pengembangan Windows 7 terinspirasi dari Mac OS besutan Apple.

Ironisnya, ihwal kehadiran sentimen minor ini ditiupkan oleh karyawan Microsoft sendiri. Dia adalah Simon Aldous yang menjabat karyawan setingkat manajer di perusahaan milik Bill Gates itu.

Dalam sebuah wawancara dengan PCR, publisis perdagangan asal Inggris, Aldous melontarkan pernyataan yang dijamin bakal membuat para bos-bos Microsoft murka.

Di awal pernyataannya, Alodous mengatakan bahwa seringkali pengguna komputer menertawakan 'kehebatan' dan 'kemudahan cara penggunaan' dari OS yang dibuat Apple.

Tak sampai di situ kemudian ia berkata, "Apa yang telah kami (Microsoft-red.) coba lakukan dengan Windows 7, entah itu dengan format tradisional atau dalam format sentuhan, adalah untuk menciptakan tampilan OS Mac dan bisa dirasakan dari segi grafis," selorohnya.

Jelas, pernyataan kontroversial tersebut menyulut rasa keingintahuan yang lebih dalam dari sang pewawancara. Di kepalanya muncul pemikiran, apakah Windows 7 merupakan hasil kreasi nyontek dari Mac OS?.

"Jadi Anda (microsoft-red.) telah mengambil gaya platform Mac dan dibangun di atas fondasi yang lebih kuat dari Vista."

Mendengar karyawannya keceplosan seperti itu, Microsoft dengan langkah seribu langsung membuat klarifikasi untuk menghadang laju berita kontroversial tersebut berhembus lebih liar.

Dalam klarifikasi yang dituliskan di blog Microsoft kurang dari 24 jam setelah berita dari PCR muncul, juru bicara Microsoft mengatakan bahwa pernyataan dari Aldous tidak mewakili perusahaan dan tidak benar.

"Sayangnya, informasi ini datang dari karyawan Microsoft yang tidak terlibat dalam semua aspek pengembangan Windows 7," tulisnya.

"Saya sendiri tidak suka untuk mengatakannya, namun komentar Aldous tidak akurat," tegas surat klarifikasi tersebut. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Windows 7 Begitu Digemari Masyarakat Indonesia

0 comments
Microsoft Windows, hingga saat ini, masih menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia . Microsoft beberapa waktu lalu telah meluncurkan secara resmi sistem operasi terbarunya, Windows 7, di Indonesia. Masih dalam periode promo, Microsoft Indonesia mengadakan event consumer launch yang bertempat di Pondok Indah Mall 2, pada tanggal 6 – 8 November lalu.

Pada hari ke-2, 7 November 2009, Microsoft memberikan kesempatan khusus bagi 77 orang pertama yang berada pada antrian yang dibuka secara khusus pada jam 19:07 WIB (07:07), berhak mendapatkan harga khusus Rp 77.000 untuk satu lisensi resmi Windows 7 Home Basic. Ratusan orang yang mengantri untuk mendapatkan Windows 7, sedikit banyak membuktikan antusiasme pengguna komputer di Indonesia untuk mencoba dan menggunakan sistem operasi terbaru milik Microsoft ini.

Microsoft consumer launch kali ini juga dimeriahkan oleh penampilan diva Indonesia, Krisdayanti, yang mengaku bahwa dirinya ingin sekali mendapatkan Windows 7. Krisdayanti menyukai berbagai feature yang terdapat pada Windows 7, terutama feature search dan parental control.

Microsoft memberikan beberapa pilihan lisensi Windows 7, yaitu: Windows 7 Starter Edition, Windows 7 Home Basic, Windows 7 Home Premium, Windows 7 Home Professional, dan yang terakhir dengan feature terlengkap adalah Windows 7 Ultimate . (Choi)

Sumber : Chip.co.id
Read full story

Senin, 09 November 2009

Program Murah Dongkrak Penjualan Windows 7

0 comments
SAN FRANSISCO - Perusahaan riset NPD Group menyatakan peralihan Windows XP dan Vista ke Windows 7 telah melonjak dengan signifikan. Bahkan melampaui antusiasme Vista di awal 2007.

"Program Windows 7 yang dibandrol dengan harga sangat murah dan promo pemasaran yang cukup agreif merupakan beberapa hal yang membuat Windows 7 langsung melejit di pasaran," ujar Vice President NPD Stephen Baker, seperti dikutip melalui Telegraph, Senin (9/11/2009).

Menurut temuan NPD, lanjut Baker, penjualan Windows 7 mampu mencapai 234 persen lebih tinggi dibanding hasil yang pernah diraih Vista yang meluncur pada Januari 2007 lalu.

Bahkan ditambahkan CEO Microsoft Steve Ballmer, Windows 7 juga mampu mendongkrak penjualan PC baru. Pasalnya, menurut Ballmer, banyak pengguna komputer yang lebih memilih meng-upgrade hardware mereka ketimbang software.

"Ini merupakan pola baru dalam industri komputer. Pengguna komputer tidak membeli sistem operasinya melainkan mereka membeli komputer yang sudah terintegrasi dengan sistem operasi tersebut," papar Ballmer.

Windows 7 sendiri telah meluncur sejak 22 Oktober lalu dan langsung menjadi barang yang diinginkan oleh pengguna internet. Bahkan Amazon menyatakan mereka mendapatkan banyak permintaan untuk sistem operasi tersebut melebihi permintaan yang pernah dilayangkan untuk buku Harry Potter. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Windows 7 Planning Tools Ease the Upgrade Process

0 comments
Businesses planning a move to Windows 7 need a more rigorous planning and assessment tool than the consumer-grade Upgrade Advisor. The early success of the operating system notwithstanding, you need to do some due diligence up front to determine if the existing hardware and software you rely on will work with the new operating system. If you only have a handful of systems to assess the Windows 7 Upgrade Advisor should do the trick. For larger deployments, the more appropriate tool is the Microsoft Assessment and Planning Toolkit 4.0--or MAP.

MAP is a Solution Accelerator from Microsoft that allows you to inventory and analyze the systems in your organization without requiring any sort of agent software to be installed on the endpoints. MAP leverages existing Microsoft technologies such as Active Directory Domain Services, the Remote Registry Service, and the Computer Browser Service to gather information and produce informative reports to help guide your IT planning.

MAP analysis and reports can help with a variety of IT planning scenarios. MAP can help inventory servers and clients on the network, identify physical servers that are not being utilized effectively, and make recommendations for consolidating servers and virtualizing roles using Hyper-V. In this case though, we're mainly interested in the ability of MAP to determine hardware compatibility and readiness for upgrading to Windows 7.

MAP identifies systems running earlier versions of Windows like Windows XP and Windows Vista, then compares the MAP scan results against Windows 7 minimum and recommended system requirements. Systems that do not meet the needs of Windows 7 for things like memory, free disk space, or processor speed are identified, and MAP makes specific recommendations for actions to take to make the system ready for Windows 7.

The resulting Windows 7 Readiness Summary report provides a simple overview of the number of systems that are ready for Windows 7, the number that are not ready, and the number that will never be ready. The MAP results deliver the information you need to get your hardware up to speed for Windows 7.

MAP is great, but it actually only tells half of the story compared with the Windows 7 Upgrade Advisor. You also have to consider the software you rely on and whether those applications will work in Windows 7. Microsoft has another Solution Accelerator to fill that need--Application Compatibility Toolkit (ACT).

Similar to MAP, ACT will scan the systems on your network and identify any software that is incompatible with Windows 7. Most applications should be able to run under Windows 7. For those critical applications that don't work in Windows 7, Microsoft provides XP Mode to bridge the gap and let you continue to run them in a virtual Windows XP system within Windows 7.

Armed with MAP and ACT results, you can plan your upgrade to Windows 7 to make it as efficient and hiccup-free as possible. A little due diligence and planning goes a long way to ensuring a smooth migration experience for your organization.

Next, determine which version of Windows 7 is right for you, and start planning your upgrade.

For more real-world tech solutions for small and midsized businesses--including cloud services, virtualization, and complete network overhauls--check out PC World's Tech Audit. (Choi)

Sumber : PCWorld.com
Read full story

Jumat, 06 November 2009

Windows 7 di Mata Tunanetra

0 comments
Jakarta - Kehadiran Windows 7 sebagai sistem operasi terbaru besutan Microsoft ternyata tak hanya dinanti-nanti oleh pengguna komputer yang berpenglihatan. Pengguna komputer yang tunanetra -- penulis salah satunya -- pun ingin menjajal OS yang resmi diluncurkan 22 Oktober lalu itu. Apakah Windows 7 sudah benar-benar aksesibel dan 'penting' bagi tunanetra?

Sebelum lanjut membaca artikel ini, mungkin ada baiknya Anda matikan layar monitor, lalu cobalah mengetik dokumen, mengakses menu, browsing internet, kirim e-mail, atau ber-facebook ria.

Kenapa? Ada masalah?

Selamat datang di dunia kegelapan milik tunanetra, sebuah kondisi di mana beragam informasi yang biasanya disajikan lewat layar monitor tidak dapat terakses oleh tunanetra, dan Anda yang barangkali tadi coba berkomputasi tanpa penglihatan. Hal ini sudah barang tentu membuat tunanetra sama sekali tidak akan terpana oleh cantiknya visual yang diusung Windows 7.

Jadi, kita akan lihat bagaimana penulis, yang merupakan satu dari jutaan tunanetra pengakses komputer di dunia, bercengkrama dengan adik kandung Windows XP dan Windows Vista ini.
Instalasi: Perlu Lebih Aksesibel

Tepat di peluncuran perdana Windows 7 di Indonesia, penulis berhasil mendapatkan versi asli dari Windows 7 Home Premium. Penulis lalu menginstallnya ke netbook Asus Eee PC 1005HA dengan prosesor Intel Atom N280 1.66GHz dan RAM DDR-2 sebesar 2GB.

Adapun ruang hard disk yang penulis sisakan untuk instalasi adalah sebesar kurang lebih 50GB. Untuk proses pemasangan, baik instalasi bersih atau upgrade, yang dilakukan langsung dari sistem operasi aktif (Windows XP Home), penulis tidak menemui kesulitan berarti, karena seluruh teks dan elemen yang muncul dapat ditangani oleh pembaca layar yang penulis gunakan. Prosesnya pun jauh lebih mudah ketimbang waktu memasang XP atau Vista.

Masalah muncul saat pertengahan penginstallan, di mana komputer reboot dan masuk ke mode instalasi yang tidak menjalankan driver sound card, sehingga pembaca layar tidak berfungsi dan penulis terpaksa minta bantuan orang berpenglihatan untuk membacakan informasi yang tampak di layar monitor, seperti persetujuan instalasi, serial number, dan berbagai pengaturan lainnya. Hal ini, penulis asumsikan, juga akan dialami tunanetra yang memasang Windows 7 langsung saat PC dinyalakan (tidak melalui OS yang sedang berjalan).

Yang menarik adalah tampilnya opsi yang meminta kita untuk memberi saran agar kualitas instalasi di masa yang akan datang akan menjadi lebih baik. Permintaan ini muncul saat kita hendak mulai menginstall Windows 7.

Untuk itu, penulis menyarankan agar Microsoft setidaknya menyertakan driver sound card bersifat universal yang dapat berjalan dan me-load pembaca layar selama proses instalasi, sehingga tunanetra dapat meminimalisir ketergantungan saat ingin memasang OS sendiri. Hal ini sudah dilakukan oleh beberapa distro Linux yang sudah menyertakan opsi instalasi bagi tunanetra.

Navigasi: Lincah dan Menyenangkan

Akhirnya Windows 7 telah terpasang. Penulis pun disuguhi desktop, menu, dan taskbar baru. Kalau sebelumnya sudah pernah bermain-main dengan Vista, mungkin tak akan menemui masalah berarti. Namun, bagi Anda yang baru pertama kali bermigrasi dari XP ke Windows 7, penulis sarankan untuk latihan menggunakan OS Vista atau sedikit belajar sebelum beraksi dengan Windows 7. "I have no problem with this!"

Dengan pembaca layar yang penulis gunakan, penulis sudah dapat memanfaatkan berbagai fasilitas baru yang disediakan Windows 7, seperti taskbar dan gadget. Penulis pun telah memasang RSS DETIKINET sehingga ter-load otomatis dan dapat penulis akses langsung dari gadget.

Penulis juga dapat dengan mudah masuk ke dokumen, musik, dan gambar, mengingat opsinya sudah langsung tersedia di START MENU. Sayangnya, opsi "Classic Start Menu" ditiadakan, sehingga penulis tak dapat mengubah menu ke format yang lebih sederhana.

Pasalnya, banyak sekali item yang berjejal di menu yang kiranya tak terlalu penulis butuhkan. Opsi-opsi pun menjadi lebih mudah dipahami, karena biasanya tertulis dalam bentuk kalimat seperti "Uninstall program" dan lain-lain. Namun, bagi mereka yang tidak terlalu paham bahasa Inggris, hal ini bakal jadi kendala besar karena opsi dan menu dalam Windows 7 sangat banyak. "Again I have no problem with this!"

Bagi tunanetra yang tak memiliki pembaca layar, Anda dapat mengakses komponen dasar Windows 7 menggunakan program Narrator. Cara mudah mengaksesnya adalah dengan menekan WIN+R (tanpa tanda +) lalu ketik Narrator dan tekan ENTER. Tunggu beberapa saat, dan suara manis nona Anna akan terdengar dan Narrator siap digunakan.

Narrator akan membacakan menu, icon, dan teks yang Anda tulis menggunakan Notepad atau program pengolah kata sederhana. Perlu diingat bahwa kemampuan Narrator masih sangat terbatas, dan terkadang proses pembacaannya masih tersendat-sendat. Bagi tunanetra aktif disarankan menggunakan pembaca layar JAWS minimal versi 10.

Bagi Anda yang low vision alias lemah penglihatan atau Anda yang butuh alat bantu yang mampu memperbesar tampilan, Anda dapat menggunakan aplikasi Magnifier yang telah tersedia. Berbeda dengan versi Magnifier sebelumnya, yang satu ini sudah bisa di-zoom, mengikuti pergerakan mouse, bahkan dapat dipindahkan ke posisi layar yang Anda inginkan. Jadi, tak perlu beli kaca pembesar lagi ya!

Oh ya, tambahan fungsi hotkey menggunakan tombol bergambar logo Windows (WIN) pun sangat membantu, lho! Simak ulasannya di artikel detikinet terdahulu!

Saran penulis bagi rekan-rekan tunanetra, matikan saja seluruh opsi yang berhubungan dengan keindahan visual seperti animasi, transparansi, atau skin. Ini untuk memudahkan dan mempercepat akses pembaca layar dalam bernavigasi. Kalau bisa, aktifkan opsi memori virtual (PAGEFILE) dan tempatkan di drive yang bukan tempat Windows 7 terinstall (Kalau ada, di drive D: misalnya). Ini juga berguna bagi pengguna yang ingin menghemat RAM dan mengutamakan performa di atas penampilan.

Kompatibilitas: Mulus Meski Tak Semulus Jalan Tol.

Hal pertama yang ingin penulis soroti adalah berjalannya seluruh aplikasi yang sebelumnya telah terpasang di OS Windows XP. Sejauh ini, penulis belum menemukan aplikasi yang tidak berfungsi setelah upgrade ke Windows 7.

Hampir seluruh driver yang dipasang otomatis dapat berjalan dengan baik. Hanya saja, masih dibutuhkan sedikit kerja keras untuk mencari driver beberapa komponen yang ternyata masih belum kompatibel. Tapi, dibandingkan dengan masalah yang pernah penulis alami saat migrasi ke Windows Vista, proses pencarian dan pemasangan driver baru berjalan lebih mulus.

Untuk diketahui saja, driver komponen yang sangat membutuhkan perhatian adalah graphic card, bluetooth, wi-fi, dan webcam. Untuk driver bawaan netbook penulis, versi XP dari bluetooth, webcam, dan wi-fi masih belum kompatibel dengan Windows 7.

Untuk graphic card, meski sudah terpasang secara default, ternyata masih memiliki bug seperti tak bisa memutar video resolusi tinggi (patah-patah) atau menyebabkan hang saat taskbar kebanyakan diakses. Cobalah cari tahu informasi seputar driver untuk graphic card Anda, karena melalui penjelajahan yang penulis lakukan, driver tak harus baru asalkan stabil.

Kesimpulan

Cepat atau lambat, tunanetra atau tidak, tentunya kita akan beralih dari OS lama ke OS baru. Hanya saja, tunanetra atau tidak, perlu bagi kita untuk mempertimbangkan seberapa penting migrasi tersebut harus disegerakan.

Secara keseluruhan, penulis memberi skor 8,5 untuk Windows 7. Dengan spesifikasi hardware yang terbilang minimalis, OS ini berjalan cukup stabil. Program asistif seperti Narrator dan Magnifier pun sudah mengalami peningkatan, setidaknya dapat menolong tunanetra dalam pengoperasian komponen dasar OS.

Kalau Anda punya cukup banyak dana di pundi-pundi uang Anda, saran penulis, berpindahlah saja mengingat sistem operasi ini diperkirakan akan menggantikan posisi Windows XP. Namun, kalau kocek Anda terbatas, dan selama Windows XP dan Windows Vista masih mendapat support dari Microsoft, sebaiknya bertahan dulu sampai usia kedua OS itu berakhir.

Untuk rekan-rekan tunanetra -- khususnya yang telah banyak berkomunikasi tentang Windows 7 dengan penulis -- yang berencana ingin segera narsis dengan Windows 7, kiranya bisa bersabar sejenak. Ya, karena tak lama lagi akan tersedia berbagai netbook yang telah mengusung OS baru ini. Ya, biar lebih murah meriah dan tentu saja "ASLI!" (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Masih Terikat Vista, Windows 7 Belum Jadi Pilihan

0 comments
Jakarta - Meski Windows 7 baru saja diluncurkan dalam hitungan minggu di Indonesia, namun rentetan produk yang dipajang di Indocomtech 2009 masih sedikit yang dijual dengan sistem operasi anyar besutan Microsoft tersebut.

Notebook yang ditawarkan sebagian besarnya masih menggunakan Windows Vista. "Ini sudah paketnya, tak bisa (dibeli) menggunakan sistem operasi lain," ujar salah satu petugas di booth Hewlett-Packard (HP).

Dilanjutkannya, konsumen masih bisa mendapatkan Windows 7 secara gratis jika membeli notebook HP yang ber-OS Vista selama pameran. Hanya saja, upgrade gratis itu baru dilakukan di awal tahun nanti.

Ditambah lagi, konsumen sebelumnya juga harus membeli software kit senilai US$ 20 atau setara dengan Rp 200 ribu. Baru bisa benar-benar mendapatkan upgrade gratis untuk mencicipi Windows 7.

Fenomena ini tidak hanya ditemui di booth HP. Hampir semua vendor PC yang ambil bagian di Indocomtech 2009 sepertinya juga melakukan kebijakan serupa. Yakni lebih banyak menjual notebook yang terikat dengan Vista ketimbang Windows 7.

Sementara itu, untuk membuat harga notebook terlihat murah, para vendor PC juga banyak yang menawarkan paket kosongan alias belum diinstal sistem operasi.

Untuk komputer jinjing jenis ini, tentu saja harga yang ditawarkan menjadi lebih murah. Namun bagi pengguna newbie, tentu hal ini bisa menjadi semacam jebakan. Sebab, notebook tersebut masih belum bisa digunakan sama sekali, dan untuk 'menyempurnakannya' dengan diinstal OS, mereka harus mengeluarkan biaya lagi untuk membayar jasa orang lain.

Aplikasi Open Source Linux juga dijadikan jurus oleh beberapa vendor PC di Indocomtech 2009 untuk menekan harga jual. (Choi)

Sumber : Detikinet.com
Read full story

Besok, Windows 7 Home Basic Seharga Rp77 Ribu

0 comments
JAKARTA - Angka 7 menjadi angka keramat bagi sistem operasi paling anyar besutan Microsoft, yaitu Windows 7. Sabtu besok yang bertepatan dengan tanggal 7, Microsoft Indonesia menggelar acara yang cukup unik.

Bertempat di Pondok Indah Mall 2, Microsoft Indonesia memberikan harga khusus untuk Windows7 Home Basic dengan harga Rp77ribu saja, ini tentunya harga yang dibanting 'keras'.

Harga Rp77 ribu tersebut akan dibatasi untuk 77 orang saja, yang rela datang untuk pertama kalinya pada jam 7.07 PM.

Selain berpromosi, Microsoft juga akan menggelar pagelaran musik yang menghadirkan artis ternama Krisdayanti.

Ada banyak fitur tambahan disematkan di OS ini, salah satunya adalah sistem keamanan. Di dalam Windows 7 telah disematkan fitur Windows Defender, dimana setiap pengguna akan mendapatkan perlindungan 3 lapis jika ada permintaan untuk mengunduh file dari yang tak dikenal.

Windows 7 mampu mengurangi konsumsi baterai sehingga menjadi lebih efisien. Dengan memilih ikon profil balance atau power server konsumsi baterai pun menjadi lebih hemat. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Penjualan Windows 7 Menjulang di Jepang

0 comments
TOKYO - Ternyata bukan Amerika Serikat yang menjadi negara paling banyak menjual Windows 7, justru Jepanglah yang menjadi ceruk paling menguntungkan buat Microsoft.

"Penjualan sistem operasi kami yang terbaru, Windwos 7 mengalami penjualan yang fantastis di Jepang. Dan hasil tersebut mampu menyelamatkan penjualan pesonal computer (PC) di negara tersebut."

"Kami mendapat respon yang bagus di Jepang. Penjualan ini memang fantastis. Penjualan Windows 7 pada 10 hari pertama jauh lebih bagus, bahkan ketimbang XP dan Vista," tambahnya.

Microsoft memiliki dukungan yang kuat untuk sistem operasi baru ini, khususnya dari perusahaan dan pengguna PC pribadi di Jepang. Sekitar 230 perusahaan ikut ambil bagian dalam program adopter awal yang menempatkan Windows 7 di tangan mereka sebelum peluncuran ke publik. Pada saat yang bersamaan, kira-kira 670 komputer baru juga diluncurkan bertepatan dengan sistem operasi baru tersebut. Akibatnya penjualan hardware mengalami peningkatan hingga dua digit berkat Windows 7.

"Saya pikir itu cukup jelas ketika Anda melihat penjualan hardware, di mana kita telah melihat sebuah pertumbuhan hampir 20 persen setiap tahunnya. Dan berkat Windows 7 penjualan perangkat keras semakin cepat," klaim Ballmer. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Linkedin Yahoo! Bookmarks Google Buzz Google Reddit Mixx Technorati RSS Favorites
 

Blog Archive

News Technology Computer © 2008 Business Ads Ready is Designed by Choi Rozs Supported by Blogger