.
4shared.com - Free file sharing and storage

Tampilkan postingan dengan label Penelitian.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penelitian.. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2009

Bulan Miliki Kadar Uranium

0 comments
TOKYO - Terdapat banyak hal luar biasa di alam semesta, termasuk salah satunya adalah segala hal yang ada di Bulan. Data terbaru yang datang dari pesawat ulang alik milik Jepang menyatakan bahwa Bulan menyimpan kandungan uranium.

Temuan ini menjadi bukti pertama yang meyakinkan akan keberadaan bahan radioaktif di Bulan. Data terbaru ini mempertegas bahwa perangkat energi nuklir bisa dibangun di Bulan. Bahkan satelit alamiah Bumi tersebut bisa menjadi sumber bahan tambang uranium yang diperlukan Bumi.

Pesawat ulang alik Kaguya yang diluncurkan pada 2007, mendeteksi uranium dengan perangkat spectometer sinar gamma. Para ilmuwan menggunakan berbagai instrumen untuk membuat peta gambaran komposisi permukaan Bulan. Peta tersebut menggambarkan bahwa permukaan Bulan memiliki kadar thorium, potassium, oxygen, magnesium, silikon, kalsium, titanium dan besi.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa Bulan memiliki banyak kadar uranium, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya," kata Robert Reedy, ilmuwan senior dari Planetary Science Institute. "Kami menemukan lebih banyak elemen baru dan memperbaharui penemuan yang tertera pada peta yang lama," tambahnya.

Penemuan ini dapat membantu menentukan lokasi untuk membangun koloni lunar yang akan datang, untuk kebutuhan energi yang bisa didapat dari perangkat energi nuklir yang dibangun di bulan. Lebih lanjut, Bulan bisa menjadi sumber bahan uranium yang menguntungkan untuk mencukuppi kelangkaan uranium di Bumi. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Prosesor untuk Komputer Quantum Mulai Di Ciptakan

0 comments
WASHINGTON - Sekelompok tim dari Yale University, Amerika Serikat, telah melakukan penelitian untuk menciptakan prosesor solid state quantum pertama. Prosesor ini sebagai langkah awal untuk membuat komputer quantum.

Dalam pembuatannya mereka menggunakan dua kubit kartu chip superconducting yang bisa berjalan dengan mulus pada algoritma dasar. Itu berguna dalam melakukan proses pencarian informasi dengan kartu solid state untuk pertama kalinya.

"Prosesor itu telah menunjukan performanya pada tugas quantum simple. Yang sebelumnya pernah didemonstrasikan dengan menggunakan nuclei, atom, dan foton tunggal," jelas Robert Scoelkop Profesor Fisika dan Fisika Terapan di Yale.

"Akan tetapi ini adalah langkah awal, segalanya masih akan bisa terjadi lagi. Kami tengah mengembangkan uji cobanya secara terus menerus," tandasnya.

Dalam komputer quantum, seperti yang dilansir dari berbagai sumber, memungkinkan setiap satu input berada pada waktu yang bersamaan. Ini artinya, miliaran komputer dapat bekerja secara paralel. Tidak hanya itu saja, audio visual yang dihasilkan bisa menjadi lebih terasa hidup dan nyata dengan visualisasi 3 dimensi. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Kamis, 25 Juni 2009

Ada Laut di Sekitar Saturnus

0 comments
NEW YORK - Para ilmuwan berhasil menemukan bukti adanya laut di salah satu bulan yang mengikuti Saturnus. Ini merupakan temuan penting yang mengindikasikan tanda-tanda kehidupan.

Bulan yang mengikuti Saturnus, yang biasa disebut satelit alam untuk Saturnus, diberi nama Enceladus. Bulan ini dipenuhi dengan es dan memiliki kandungan uap air yang cukup besar dan butiran-butiran es. Para ilmuwan menggunakan pesawat luar angkasa Cassini untuk mengambil contoh materi dalam bulan tersebut.

Dilansir melalui Journal Nature, Kamis (25/6/2009), dalam sample tersebut, ilmuwan menemukan partikel yang mengandung garam sodium. Kandungan inilah yang mengindikasikan adanya air.

Namun, ilmuwan yang terdiri dari dua kelompok ini memiliki temuan yang berbeda. Jika kelompok pertama mampu menemukan indikasi air di dalam Enceladus, tidak demikian dengan ilmuwan di kelompok kedua.

Kelompok kedua mengatakan, mereka tidak menemukan kandungan sodium pada sample materi yang berbeda. Kesimpulannya, masih ada kemungkinan terbentuknya sekumpulan cairan di dasar Enceladus. (Choi)

Sumber : okezone.com
Read full story

Minggu, 21 Juni 2009

Komputer Hebat Perlihatkan Bagian Dalam Sunspot

0 comments

COLORADO - Aktivitas sunspot atau bintik matahari yang selama ini menjadi misteri sekarang bisa dianalisa melalui simulasi komputer.

Dengan memahami dinamika kompleks pada sunspot, para peneliti bisa lebih mengerti dan memprediksi dampak potensial dari sistem komunikasi dan pola iklim badai geomagnetik yang ditimbulkan oleh fenomena ini.

Sunspot merupakan bagian permukaan matahari yang terdapat aktivitas magnetik yang intens. Percikan yang muncul berwarna lebih gelap daripada warna di sekitar permukaan matahari karena kondisinya lebih dingin, yaitu sekira 7.000 derajat Fahrenheit hingga 10.000 derajat Fahrenheit.

"Ini pertama kalinya ada sebuah model simulasi sunspot yang menyeluruh," kata Mathias Rempel dari National Center or Atmospheric Research (NCAR) di Boulder, Colorado.
Tebal
"Bila Anda ingin memahami seluruh sistem pengendali atmosfer bumi, Anda harus memahami bagaimana sunspot bisa timbul dan berkembang," tambahnya.

Lidah api matahari dan semburan korona ditemukan di bagian yang mengandung magnet aktif di sekitar kumpulan sunspot. Badai plasma ini mampu menembus atmosfer bumi dan mengacaukan arus, satelit dan sistem lainnya.

Perangkat model ini disimulasikan pada sebagian wilayah matahari yaitu seluas 31 ribu mil dan kedalaman sekira 3.700 mil. Pada area itu, simulasi tersebut menangkap sepasang sunspot yang berlawanan dengan daya tarik magnet.

Model itu memiliki kemampuan menunjukkan secara rinci pusat bagian yang gelap (umbra), yang menjauh dari bintik hitam tersebut ke luar (penumbra). (Choi


Sumber : Okezone.com
Read full story

Selasa, 09 Juni 2009

Tahukah Asal-usul Lambang @ di E-mail?

0 comments
Jakarta - Kehadiran e-mail atau surat elektronik memudahkan pekerjaan kita, terutama untuk mengirim file-file secara cepat. Dalam alamat e-mail, kita menggunakan lambang @ atau yang sering dibaca at. Namun, tahukah Anda asal-usul lambang yang begitu sederhana tapi penting itu?

Di tahun 1972, seorang insinyur pendiam bernama Ray Tomlison sukses mengirimkan e-mail pertama antara dua mesin. Waktu itu ia memilih menggunakan lambang @. Alasannya ternyata sederhana, karena menurutnya lambang itu lumayan membantu sebab mirip huruf a untuk address atau alamat lembaga pemilik e-mail yang dituju. Dari sinilah lambang @ terus dipakai hingga sekarang. (Choi)

Sumber Detiknet.com
Read full story

Rabu, 03 Juni 2009

Jenis Awan Baru Hadir di Angkasa

0 comments
LONDON - Para ilmuwan dari Royal Meterological Society (RMS)menemukan jenis awan yang unik. Awan ini kemudian diklaim menjadi variasi awan baru yang teridentifikasi dalam abad ini.

RMS kini tengah berupaya menyelidiki lebih jauh tentang awan yang diberi nama Asperatus ini. Mereka tengah mengupayakan agar Asperatus bisa secara resmi masuk ke dalam daftar istilah internasional yang bisa digunakan dalam pengidentifikasian awan. Jika berhasil, ini adalah pertamakalinya variasi awan diklasifikasikan sejak 1953.

Jenis awan baru ini berbentuk awan gelap yang bergulung-gulung di angkasa dan sudah sering ditemukan di berbagai lokasi di seluruh dunia.

"Jika dilihat dari bawah, awan ini sedikit terlihat seperti riak-riak ombak kecil yang terputus-putus," kata Gavin Pretor-Pinney, pendiri Cloud Appreciation Society, sekaligus penemu Asperatus.

"Kami mencoba mengidentifikasi dan mengklasifikasikan setiap foto awan yang kami temukan. Ketika melihat Asperatus, kami melihat ada ciri-ciri khusus yang belum pernah kami temukan dalam kategori awan sebelumnya. Oleh karenanya pada saat itu saya mulai berpikir bahwa kemungkinan besar ini adalah jenis awan baru," terang Gavin.

Lebih lanjut Gavin menjelaskan, diberi nama Asperatus karena permukaan bawah Asperatus terlihat kasar dan berombak. Asperatus berasal dari bahasa latin yang artinya kasar.

"Asperatus nampak terlihat dalam kumpulan badai angin yang besar. Namun beberapa laporan menyebutkan bahwa awan ini cenderung terpecah tanpa membentuk badai terlebih dahulu," kata Gavin.

RMS kini tengah mengumpulkan informasi lebih rinci mengenai data cuaca dan lokasi Asperatus ditemukan untuk memahami olebih tepat apa yang menyebabkan terbentuknya awan Asperatus.

Dalam ilmu telaah awan, terdapat sepuluh bentuk dasar awan yang diklasifikasikan dalam istilah genus. Setiap genus menggambarkan dimana awan-awan tersebut terbentuk, intensitas kemunculan mereka, termasuk klasifikasi mengenai awan stratus, cumulus dan cirrus.

Genre ini kemudian dibagi kedalam dua spesies awan yang menggambarkan struktur internal dan bentuk dan variasi awan yang menggambarkan transparansi dan penyusunan awan. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Senin, 01 Juni 2009

Ilmuwan Pelajari Evolusi Melalui Robot

0 comments
POUGHKEEPSIE - Dua buah robot terlihat mengibas-ngibaskan ekor dan bergerak naik turun seperti mainan dalam bak mandi di kolam renang milik Laboratorium Vassar College. Gerakan mereka dikendalikan oleh mikroprosesor yang ditanamkan dalam wadah plastik serupa tempat Anda biasa menaruh sup.

Melansir, kedua robot memang sengaja dirancang dapat berenang dalam air untuk mempelajari tentang evolusi. Struktur tubuh mereka dirancang sebagai mangsa dan predator yang berumur 540 juta tahun lalu. Robot mangsa diberi nama Preyro sedangkan sang predator dinamakan Tadiator.

Dalam eksperimen ini, Preyro bisa memperlihatkan simulasi terjadinya evolusi. Profesor John Long dan muridnya bisa membuat perubahan pada ekor Preyro untuk melihat rancangan mana yang bisa sangat membantunya untuk menghindari robot predator.

"Kami menerapkan metode rancangan desain tubuh seperti yang terjadi pada seleksi alam," kata Long.

Para ilmuwan yang menciptakan robot ini sangat optimis bahwa temuan mereka bisa dimanfaatkan dalam perkembangan teknologi yang memungkinkan robot menirukan hewan asli lebih baik dari sebelumnya.

Mikroprosesor yang ditanamkan pada robot ini dirancang lebih tipis dan lebih canggih dari mikroprosesor robot yang pernah ada sebelumnya. Dengan mikroprosesor yang lebih canggih, robot Preyro memudahkan Long untuk mempelajari mengenai evolusi lebih jauh lagi.

Dengan menempatkan Preyro di dalam kolam bersama dengan robot predator otomatis Tadiator, Long dan murid-muridnya membuat simulasi skenario terjadinya evolusi.

Mereka ingin menguji kualitas yang bisa mengetahui bagaiamana makhluk vertebrata laut seperti Cambrian Period mencari makanan tanpa tertangkap dan dimangsa oleh predator yang lebih kuat darinya.

Secara spesifik mereka ingin menguji hipotesis yang menerangkan bahwa makhluk hidup kuno harus berlari dengan sangat cepat unutk menghindari terkaman predator yang memiliki ekor sirip lebih kuat.

Rupanya, mereka menemukan bahwa perubahan ukuran sirip ekor Preyro tidak memiliki efek apapun. Namun tulang belakang mereka yang lebih kuat diantara vertebrata lainnya membantu Preyro berenang cepat menghindari bahaya yang menghadang. Dengan begitu, mereka menyimpulkan evolusi beberapa vertebrata bisa dipengaruhi oleh keadaan dimana mereka harus menghindari terkaman predator pada saat mereka mencari makan. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Lab Ilmiah California Ciptakan Laser Terkuat di Dunia

0 comments
LIVERMORE - California luncurkan laser terkuat di dunia. Energi laser ini diciptakan untuk membantu menjaga cadangan senjata nuklir dan juga untuk mempelajari bumi.

Laser super yang secara resmi dinamakan National Ignition Facility (NIF) ini diluncurkan pada Jumat pekan lalu di Lawrence Livermore National Laboratory, dengan dihadiri Gubernur California, Arnold Schwazeneger.

NIF memiliki ukuran setara luas lapangan bola. Terdiri dari 192 balok laser terpisah. Setiap balok bisa menempuh perjalanan 1.000 kaki dalam seribu per detik untuk mempertemukan target dalam bentuk rautan pensil secara bersamaan.

Pejabat Federal mengatakan mereka berencana akan menggunakan laser ini untuk melakukan berbagai tugas. Termasuk diantaranya mencari tahu proses usia senjata nuklir yang berfungsi sebagaimana mestinya tanpa uji bawah tanah.

Penggunaan lain dari laser ini adalah untuk mempelajari bidang astrofisika dan uji coba dalam mengembangkan program energi ramah lingkungan.

Mulai tahun depan, ilmuwan juga akan menggunakan laser untuk eksperimen yang bertujuan untuk menciptakan reaksi campuran terkontrol sama seperti yang ditemukan dalam energi matahari.

"Akan lebih banyak energi yang dihasilkan melalui metode ini. Padahal jumlah energi laser yang dibutuhkan untuk memulainya hanya sedikit. Ini merupakan pencapaian tujuan energi sejak lama, lebih dari setengah abad," kata Direktur NIF, Edward Moses.

Laser ini kemudian akan digunakan dalam astrofisika. Dengan begitu akan memudahkan ilmuwan untuk meniru kondisi di dalam planet dan sistem solar. Salah satu tim laboratorium mengatakan akan membolehkan eksperimen yang belum pernah dilakukan sebelumnya. ( (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Jumat, 29 Mei 2009

Bing Tantang Dominasi Google

0 comments
SAN FRANCISCO - Microsoft baru saja meluncurkan Bing.com untuk menggebrak Google dalam dominasi mesin pencari di dunia maya.

Beragam pertanyaan muncul menanggapi peluncuran mesin pencari ini. Apakah Bing akan mampu melawan dominasi Google, dan apakah ini adalah satu jenis mesin pencari yang memang tengah dibutuhkan oleh pengguna internet?

Pertanyaan ini masih belum bisa terjawab mengingat kemunculannya yang masih sangat baru. Namun yang jelas, Microsoft menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan dengan matang mesin pencarinya. Bing diklaim lebih bisa memahami beragam pertanyaan pengguna dan menampilkan hasil pencarian yang lebih akurat dan lengkap. Rencananya Bing sudah bisa digunakan para pengguna internet di seluruh dunia mulai pekan depan.

Nampaknya Microsoft mencoba merespons tren mesin pencari online yang berlomba-lomba menghadirkan informasi sesuai keinginan konsumen.

Kepala Eksekutif Microsoft Steve Ballmer yang menciptakan mesin pencari ini mengatakan bahwa Bing akan menggantikan MSN Live Search yang gagal bersaing.

Salah satu analis dari Direction On Microsoft Matt Rossof menilai Bing memang memiliki kemampuan dan kapasitas yang lebih baik dari MSN Live Search. Namun tetap saja, menurutnya, sebagai pengekor Microsoft masih harus bekerja keras demi menyaingi kemampuan Google yang lebih dulu merajai sistem pencarian online.

"Microsoft berusaha memberikan banyak informasi tanpa harus mengklik terlalu banyak situs. Saya menyukai cara ini, namun bukan berarti saya akan beralih dari Google sepenuhnya," kata Rossof.

Terdapat beberapa fitur yang menjadi andalan Bing, di antaranya BestMatch, untuk mengidentifikasi jawaban yang dinilai paling mendekati informasi yang diinginkan dan Quick Tabs yang berfungsi menghadirkan informasi lengkap mengenai topik tertentu.

Bing juga memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi online dan memudahkan dalam merancang perjalanan dengan menghadirkan informasi yang sangat lengkap. Apakah Bing akan mampu mengalahkan Google? Seiring berjalannya waktu, pengguna internet akan tahu sendiri jawabannya. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Satelit NASA Bisa Deteksi Pertumbuhan Phytoplankton

0 comments
WASHINGTON - Untuk pertamakalinya ilmuwan melakukan analisa secara global mengenai kesehatan dan produktivitas tumbuhan laut dengan menggunakan sinyal unik yang dideteksi Satelit Aqua milik NASA.

Dengan memanfaatkan teknologi Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) pada Satelit Aqua milik NASA, ilmuwan kini dapat mengamati pijaran cahaya merah dari phytoplankton yang nampak pada permukaan laut. MODIS merupakan perangkat pertama yang bisa mengamati sinyal cahaya merah ini dalam skala global.

Hal ini memudahkan peneliti melakukan riset kelautan dari jarak jauh dengan mengukur banyaknya pijaran cahaya merah yang dipancarkan phytoplankton. Mereka bisa menaksir seberapa efisien tumbuhan mikroskopik ini mengubah cahaya matahari menjadi bahan makanan melalui proses fotosintesis.

Phytoplankton bersel satu yang memenuhi ekosistem laut, merupakan sumber makanan dasar bagi hewan laut. Tumbuhan ini menguasai setengah dari aktivitas fotosintesis di bumi dan memainkan peranan penting dalam keseimbangan karbondioksida dalam atmosfer bumi. Oleh karenanya jika phytoplankton dapat tumbuh dengan subur dan sehat, hal ini akan mempengaruhi

jumlah karbondioksida yang dapat diserap dari atmosfer. Dengan begitu, semakin jelas bahwa laut tak kalah penting peranannya dalam isu perubahan cuaca. "Teknik yang memanfaatkan satelit ini merupakan metode pertama yang bisa mengukur tingkat kesehatan dan produktivitas phytoplankton di dalam lautan," kata Michael Behrenfeld, ahli biologi dari Oregon State University.

"Beruntung kita memiliki perangkat baru yang sangat penting untuk memantau perkembangan phytoplankton di seluruh dunia, setiap pekannya," tambahnya. Sebelumnya, ilmuwan menggunakan sensor satelit untuk melacak jumlah tanaman yang hidup di dasar laut dengan mengukur jumlah dan distribusi kadar klorofil atau zat hijau daun. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Rabu, 27 Mei 2009

Apa Makna Warna-Warni Hardisk Western Digital?

0 comments
Jakarta - Penggunaan komputer yang beragam, membuat para penggunanya harus lebih jeli ketika memutuskan untuk mengupgrade salah satu komponen. Ini termasuk saat hendak membeli media penyimpanan seperti hardisk.

Nah, salah satu produsen hardisk Western Digital (WD) memiliki pemisahan varian hardisk berdasarkan warna: Blue, Green dan Black. Apa makna di balik warna itu?

* WD Caviar Blue: Hardisk jenis ini sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari atau untuk komputasi bisnis. Ada juga sub varian yang bernama WD Scorpio Blue, yaitu hardisk berukuran 2.5" untuk notebook.
* WD Caviar Green: Merupakan hardisk yang menawarkan penghematan daya. Produk ini ideal untuk penyimpanan eksternal yang memerlukan konsumsi daya rendah dan operasional yang dingin dan tidak berisik.
* WD Caviar Black: Jenis hardisk yang merepresentasikan performa desktop secara maksimal. Produk ini ideal untuk aplikasi yang membutuhkan kinerja tinggi seperti multimedia, pengeditan video dan foto, serta game komputer.

Di pasaran Indonesia, hardisk yang banyak diminati adalah tipe WD Caviar Green. Salah satu faktor larisnya WD Caviar Green agaknya adalah harga.

WD Caviar Green di pasaran bisa memiliki harga lebih murah USD 5 dengan varian WD Caviar Blue kapasitas yang sama. Jika dibandingkan dengan WD Caviar Black, 'jurang' harganya pun bisa semakin lebar.

"Produk yang paling banyak dicari oleh masyarakat di Indonesia adalah seri Green dengan kapasitas 160GB," ujar Sharad Srivastava, Western Digital Sales Director, South Asia kepada sejumlah wartawan seusai jumpa pers di Pisa Cafe. (Choi)

Sumber : Detiknet.com
Read full story

Ilmuwan Berharap Komputer Pecahkan Misteri Herculaneum

0 comments
WASHINGTON - Beberapa ilumawan asal University of Kentucky, Amerika Serikat, berharap teknologi komputer yang semakin moderen mampu membaca lembaran paprius merupakan bagian sejarah di suatu kawasan di Herculaneum, Italia.

Para ilmuwan tersebut berharap, setidaknya dua dari ratusan lembaran papirus itu mampu dikuak. Ini menjadi suatu hal yang penting, sebab lembaran itu akan mengungkap peristiwa sejarah yang terjadi di Herculaneum, dan rahasia-rahasia lain mengenai Julius Caesar yang terjadi 2 ribu tahun silam.

Nantinya, ilmuwan tersebut akan menggunakan sistem Enhanced Digital Unwrapping yang dikembangkan di Inggris untuk eksplorasi dan Konservasi proyek ini. Nantinya, alat seperti pemindai ini bakal menampilkan gulungan naskah tersebut, secara rapi untuk akhirnya dapat dibaca.

"Ini menjadi tugas berat bagi kami. Tapi kami akan berusaha keras, karena objek akan dipindai dalam 3 dimesi, tanpa harus membukanya," ujar Profesor Brent Seales juru bicara tim ilmuwan, seperti yang dilansir PCnet.

"Jika proyek ini berhasil, maka akan ada langkah besar kemudiannya. Karena, ada banyak rahasia yang bakal terkuak," tandasnya. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story

Sabtu, 16 Mei 2009

Ilmuwan Berhasil Tangkap Tornado

0 comments
OKLAHOMA - Para ilmuwan yang sangat penasaran dengan tornado, mengulik lebih dalam salah satu fenomena alam yang sangat menakjubkan sekaligus membahayakan tersebut dengan mengadakan eksperimen pencarian tornado yang sangat canggih.

Eksperimen yang dijuluki VORTEX2 (Verification of the Origins of Rotation in Tornadoes Experiment 2) merupakan eksperimen terbesar dan paling ambisius yang pernah dilakukan para ilmuwan dalam meneliti fenomena tornado, demikian keterangan yang dikutip dari CNN, Jumat (15/5/2009).

VORTEX2 yang dilaksanakan pada 13 Juni lalu di Oklahoma dan sekitarnya ini melibatkan hampir 100 orang ilmuwan dan mahasiswa dari berbagai Universitas dan Institusi Riset.

"Temuan penting dari ekperimen VORTEX2 adalah faktor yang paling bertanggung jawab menyebabkan terjadinya tornado," kata Stephan Nelson, direktur program NSF Physical and Dynamic Meteorology.

Pada saat eksperimen dimulai, tim peneliti tak perlu menunggu lama untuk menemukan target penelitian mereka. Badai tornado datang mengitari empat daerah bagian di Midwestern, menewaskan tiga orang di utara Missouri, dan menyapu lusinan rumah dan bangunan nyaris tanpa sisa.

Para peneliti badai tersebut kemudian mempelajari bagaimana dan kapan badai tornado terbentuk dan mengapa beberapa badai kencang lainnya tidak menghasilkan tornado. Mereka berharap temuan dari beragam pertanyaan mengenai tornado ini dapat membantu meningkatkan tingkat kewaspadaan menghadapi badai mematikan ini.

"Kemajuan terbaru dalam pengetahuan mengenai tornado ini menggambarkan contoh lebih detil mengenai bentuk, temperatur, dan tingkat kelembaban tornado. Segala temuan ini akan menghantarkan kita untuk lebih memahami bagaimana tornado terbentuk dan bagaimana mereka dapat diprediksi lebih akurat," kata Nelson.

Hasil temuan VORTEX2 dihadirkan pada presentasi ilmiah di Penn State University. Dalam konferensi ini dikemukakan juga rencana eksperimen VORTEX berikutnya yang dijadwalkan 1 Mei hingga 15 Juni 2010 nanti. (Choi)

Sumber : Okezone.com
Read full story
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Linkedin Yahoo! Bookmarks Google Buzz Google Reddit Mixx Technorati RSS Favorites
 

Blog Archive

News Technology Computer © 2008 Business Ads Ready is Designed by Choi Rozs Supported by Blogger